Usai Beraksi Dua Sahabat Ditembak; Bobol Rumah dan Juga Curanmor, Disita Sejumlah Barang Bukti

Mengaku tidak mempunyai pekerjaan dan sedang kepepet kebutuhan rumah tangga, membuat Amirudin (27) dan Aripin (25) nekat melakukan aksi kejahatan deng

Usai Beraksi Dua Sahabat Ditembak; Bobol Rumah dan Juga Curanmor, Disita Sejumlah Barang Bukti
Sriwijaya Post edisi cetak
Usai Beraksi Dua Sahabat Ditembak; Bobol Rumah dan Juga Curanmor, Disita Sejumlah Barang Bukti. 

PALEMBANG - Mengaku tidak mempunyai pekerjaan dan sedang kepepet kebutuhan rumah tangga, membuat Amirudin (27) dan Aripin (25) nekat melakukan aksi kejahatan dengan membobol sebuah rumah di Lorong Gotong Royong, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Kota Palembang.

Kedua pelaku yang beralamat di Jalan DI Panjaitan Gang Lama Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju Ulu itu rupanya menyatroni rumah milik Ramijan (54) di Lorong Gorong Royong yang sedang ditinggal, Sabtu (4/5) sekitar pukul 10.00.

Setelah Buron 2 Bulan Tersangka Pembobol Rumah di Lawang Kidul Muaraenim Ini Dibekuk Polisi

Dua Sekawan Pelaku Spesialis Bobol Rumah Ini Pasrah Dikepung Tim Elang Polres Empatlawang

Kasus pembobolan rumah ini dilaporkan korban ke SPKT Polresta Palembang. Dengan gerak cepat Unit Hunter dipimpin Katim Apitu Agus Tembak langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP (tempat kejadian perkara), dan tidak butuh waktu lama identitas kedua pelaku berhasil diidentifikasi oleh kepolisian.

Unit Hunter Polresta Palembang yang mengendus keberadaan kedua pelaku langsung bergerak menuju kawasan Jalan DI Panjaitan Plaju. Kedua pelaku mencoba memberikan perlawanan dan hendak kabur saat akan dibekuk, sehingga petugas melepas tembakan peringatan ke udara namun tidak digurbis, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua pelaku.

Karena mengalami luka tembak, kedua pelaku dibawa ke RS Bari Palembang untuk diberikan pengobatan sebelum digelandang ke Polresta Palembang sekitar pukul 18.30. "Kedua pelaku ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena saat akan ditangkap pelaku melawan dan hendak kabur," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukamana, Minggu (5/5).

Kompol Yon menambahkan, selain kedua pelaku pihaknya juga mengamankan barang bukti satu unit Handphone Nokia, satu unit Handphone Samsung, dan satu unit Handphone BlueBerry, jam tangan Seiko warna silver, 4 buah kunci T, 2 buah linggis kecil, 2 bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna hitam. Termasuk barang bukti satu gembok milik korban yang telah rusak.

"Pelaku ini merupakan TO (target operasi) yang sudah lama dicari. LPnya sudah ada 3 laporan polisi. Ada LP bobol rumah kosong, dan ada LP curanmor," jelas Kompol Yon seraya menambahkan, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan diatas 7 tahun penjara.

Kedua pelaku saat berada di ruang pemeriksaan Reskrim, sambil meringis menahan sakit akibat luka tembak di kaki masing-masing mengatakan, mereka terpaksa membobol rumah kosong karena tidak ada pekerjaan tetap. "Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa kami mencuri," kata keduanya.

Menyinggung temuan kunci leter T yang diduga untuk aksi curanmor, kedua sabahat ini tidak membantah. "Benar pak, tapi kami baru satu kali beraksi (mencuri motor) di kawasan Jalan Sultan," kata keduanya. (diw)

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved