Prabowo Subianto Kuasai Palembang, Unggul di 17 dari 18 Kecamatan, PPK SU 2 Sempat Salah Bawa Kotak

Pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, nyaris menguasai perolehan suara Pemilihan Presiden di Kota Palembang. Dari 18 kecamatan di

Prabowo Subianto Kuasai Palembang, Unggul di 17 dari 18 Kecamatan, PPK SU 2 Sempat Salah Bawa Kotak
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) (Kompas.com/ Garry Lotulung
Ilustrasi - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, menyampaikan visi misi di debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, nyaris menguasai perolehan suara Pemilihan Presiden di Kota Palembang. Dari 18 kecamatan di Palembang, pasangan nomor urut 02 ini unggul di 17 kecamatan.

Hal itu tergambar dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara calon Presiden dan Wakil Presiden di KPU Kota Palembang, Selasa (30/4).

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno Unggul di Martapura, Berikut Perolehan Suaranya

Prabowo Subianto Dapat Hormat dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno unggul di Kecamatan Ilir Barat 2, Seberang Ulu 1, Ilir Barat 1, Ilir Timur 2, Sukarame, Sako, Kemuning, Kalidoni, Bukit Kecil, Gandus, Kertapati, Plaju, Alang Alang Lebar, Sematang Borang, Jakabaring, Seberang Ulu 2 dan Ilir Timur 3. Sementara Capres 01 Joko Widodo dan Maruf Amin hanya unggul di satu kecamatan yaitu di Ilir Timur 1.

Joko Widodo-Maruf Amin kalah dengan selisih 208.883 suara dari Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno. Dari total hasil rekapitulasi KPU Kota Palembang Joko Widodo memperoleh 350.539 suara (38.52 persen). Sementara Prabowo Subianto sebanyak 559.422 suara (61.48 persen) di tingkat kota.

Sementara untuk total suara sah 909.961, total suara tidak sah 15.584 dan total suara sah dan tidak sah menjadi 925.545.

Dalam rapat pleno kali ini saksi dari 02 sempat melakukan interupsi dan mengatakan bahwa suara tidak sah berbeda dengan hasil yang dimilikinya.

"Ada perbaikan di tingkat KPU yaitu di Kecamatan Bukit Kecil, Sukarame dan Seberang Ulu 1. Namun tidak mempengaruhi jumlah suara masing-masing,"ujar KPU Kota Palembang, H Eftiyadi SH, Selasa (30/4).

Dibagian lain dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi sempat ada perbedaan hasil di suara tidak sah di kecamatan Seberang Ulu 1 antara Saksi dari Joko Widodo yang berbeda dari hasil KPU, Bawaslu dan saksi Prabowo. Sempat berlangsung diskusi sebentar dan diputuskan oleh Ketua KPU Kota Palembang, H Eftiyadi SH bahwa karena data dari KPU, Bawaslu dan saksi Prabowo sama maka diputuskan disamakan.

Juga pada saat pembacaan rekapitulasi di Kecamatan Seberang Ulu 2 (SU 2) ternyata memiliki kesalahan atau DA 1-nya salah masuk. Ketua KPU Kota Palembang memerintah PPK untuk memperbaikinya. Namun dipenghitungan akhir, rekapitulasi di SU 2 dibacakan.

Salah Kotak
Sementara itu dalam rapat pleno terbuka rekapituasi Pilres 2019 tingkat KPU Kota Palembang, PPK Kecamatan Seberang Ulu 2 sempat salah mengantar kotak suara. Namun kesalahan itu segara diperbaiki dan pleno tetap berjalan lancar.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved