Kasus Pembunuhan Pendeta di Sungai Baung
Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Melinda Zidemi, Anak Kecil Jadi Saksi Kunci yang Sempat Dicekik Pelaku
Polda Sumsel dan Polres OKI kini terus mengusut dua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap calon pendeta cantik Melindawati Zidemi (24).
Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel dan Polres OKI kini terus mengusut dua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap calon pendeta cantik Melindawati Zidemi (24).
Wanita asal Nias ini ditemukan tak bernyawa lagi di areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai
Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3) sekitar pukul 04.30.
Kasus dugaan pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap calon pendeta Melindawati Zidemi (24), diduga kuat pelakunya mengenali korban.
Karena, kedua pelaku saat beraksi dengan modus memblokir jalan menggunakan kayu mengenakan tutup wajah. Melindawati ditemukan di areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3) sekitar pukul 04.30.

• Melinda Zidemi tak Pernah mengeluh Mengabdi di Daerah Pelosok, Enam Bulan di GKII Sungai Baung OKI
• Video: Melinda Zidemi Gadis Yang Ditemukan Tewas di Sungai Baung Ternyata Akan Menikah
• Melinda Zidemi Berasal dari Nias Sumut dan akan Menikah Juni, Korban Pembunuhan di Sungai Baung OKI
Hal ini, diungkapkan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, bila dua pelaku memiliki ciri-ciri badan kurus dengan tinggi kurang lebih 165 cm, menggunakan baju hitam dan memakai penutup wajah kabur diduga kuat mengenali korban.
"Bisa jadi pelaku ini sudah mengincar korban dan mengenali korban. Karena, saat beraksi mereka sengaja menggunakan tutup wajah agar wajah mereka tidak terlihat korban," ujar Supriadi saat ditemui di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, Selasa (26/3).
Korban NP, yang pertama kali dicekik membuatnya pingsan. Saat pingsan, korban diikat menggunakan karet ban dalam lalu dibuang. Sedangkan korban Melindawati yang juga sempat dicekik dan diikat pelaku, diseret ke semak-semak.
Disinilah, diduga korban Melindawati diperkosa kedua pelaku baru dibunuh. Karena, saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan tanpa busana.
"Diduga korban ini sebelum dibunuh, terlebih dahulu diperkosa. Dari visum, ada luka di bagian punggung korban dan luka ini diduga karena diseret kedua pelaku," ujarnya.
Korban setelah dihadang lalu diseret sejauh 100 meter ke lokasi ia diperkosa pelaku. Jenazah Melindawati tiba kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang, Selasa sore.
Jenazah Melindawati yang tiba di Palembang dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang, kemudian langsung dibawa masuk ke ruang jenazah.
Adik dari korban pemerkosaan disertai pembunuhan, langsung syok mengetahui kakak perempuan tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
Yanti Zidemi yang merupakan adik dari Melindawati saat tiba di RS Bhayangkara Palembang, tak bisa menahan tangis. Ia terlihat syok dan tak bisa berkata-kata.
Jemaat dan kerabat yang berada di RS Bhayangkara Palembang, langsung berupaya menenangkan Yanti yang menangis.
Beberapa saat setelah ditenangkan, kerabat dan teman korban, berupaya mengajak Yanti berkomunikasi.
Pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap calon pendeta cantik yakni Melindawati, hingga kini masih dilakukan penyelidikan.