Berita Palembang

Warga Miskin di SU I Palembang Hampir 8 Ribu Jiwa, Temukan Data Ganda Penerima Tunjangan Sosial

Penduduk miskin di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang berjumlah hampir 8 rbu jiwa per Bulan Desember Tahun 2018

Warga Miskin di SU I Palembang Hampir 8 Ribu Jiwa, Temukan Data Ganda Penerima Tunjangan Sosial
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Salah satu potret warga Miskin di Kelurahan 2 Ulu Kecamatan SU I Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Penduduk miskin di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang berjumlah hampir 8 ribu jiwa per Desember Tahun 2018, Selasa (12/3/2019).

“Jadi, total Jumlah warga Miskin Kecamatan SU I Palembang mencapai 7970 jiwa. Sementara jumlah keseluruhan penduduk di Kecamatan SU I Palembang berjumlah 87.680 orang atau dipersentasekan hampir 2,5 persen,” ungkap Sekcam SU I Palembang, Aris Fahrizal dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa . 

Menurut dia, Kecamatan SU I Palembang mendominasi tingginya angka kemiskinan di Kota Palembang. Untuk itulah, hal ini penting diketahui, mengingat guna pemukhtahiran data penduduk miskin yang diselenggarakan pihak Dinas Sosial Palembang dan dibantu petugas terkait lainnya. 

Ia merincikan, di Kecamatan SU I Palembang, ada beberapa warga di tiap kelurahan yang mendapat bantuan tunjangan sosial dari kementrian pusat, seperti Kelurahan 1 Ulu, PKH 941, Non PKH 619, Jumlah 1.560, Kelurahan 2 Ulu, PKH 450, Non PKH 319, Jumlah 769, Kelurahan 3-4 Ulu, PKH 1.228, Non PKH 1.146, Jumlah 2.374, Kelurahan 5 Ulu, PKH 910, Non PKH 882, Jumlah 1.792 dan Kelurahan 7 Ulu, PKH 741, Non PKH 734, Jumlah 1475.

"Namun, semua ini bisa dikatakan belum sepenuhnya tepat sasaran, Ini disebabkan banyaknya kendala serta perubahan kondisi dimasyarakat yang  sudah tidak memenuhi kriteria lagi," ungkap Aris. 

Selain itu, pihaknya juga menemukan adanya masyarakat yang terdaftar sebagai warga miskin tetapi memiliki sejumlah harta yang cukup, misalnya mempunyai HP Android, perhiasan dan memiliki lebih dari 1 buah kendaraan motor.

"Data ini perlu di kaji ulang, bahkan kita pernah menemukan data ganda dan ada juga warga yang belum menerima bantuan, meski namanya sudah terdaftar di kecamatan," jelasnya. 

Ia mengatakan, untuk data warga miskin ini banyak ditemukan sejumlah kendala dilapangan, misalnya yang sudah terdaftar sebagai warga miskin, tetapi belum terdaftar di Dinas Sosial dan hal Itu tidak bisa dipastikan apa penyebabnya.

"Ada juga warga miskin yang sudah terdata, tetapi bantuan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) mereka tidak keluar, selain itu ada juga yabg sudah meninggal bahkan data ganda," jelas dia. 

Mengatasi hal itu, Aris mengatakan, akan memperjelas kriteria warga miskin dan mengumpulkan data sehingga diusulkan dan diserahkan kembali ke Dinas Sosial.

"Kita meminta juga kepada Dinsos agar meng Cover ke kementrian dan diusulkan lagi jika datanya ada yang ganda atau yang belum terdaftar," ujarnya.

==

Sumsel Kekurangan Tenaga Massage, Dispora Sumsel Gelar Pelatihan Tenaga Sport Massage

SEDANG BERLANGSUNG-Live Streaming Tira Persikabo vs Persebaya Piala Presiden, Dua Tim Ingin Lolos

Imigrasi Palembang Deportasi 20 WNA ke Negara Asalnya Pasca Salah Gunakan Izin Visa

 
 

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved