Berita Palembang

Imigrasi Palembang Deportasi 20 WNA ke Negara Asalnya Pasca Salah Gunakan Izin Visa

Sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan pihak Imigrasi Kelas I Palembang pada 9 Januari 2019 lalu karena menyalahi visa izin tinggal,

Imigrasi Palembang Deportasi 20 WNA ke Negara Asalnya Pasca Salah Gunakan Izin Visa
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kasi Intelejen dan Penindakan Imigrasi Kelas I Palembang, Raja Ulul Asmi. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan pihak Imigrasi Kelas I Palembang pada 9 Januari 2019 lalu karena menyalahi visa izin tinggal, kini sudah di deportasi ke negara asal mereka masing-masing, Selasa (12/3/2019).

Kasi Intelejen dan Penindakan Imigrasi Kelas I Palembang, Raja Ulul Asmi mengatakan, bahwa dari ke 20 WNA yang menyalahi visa izin tinggal ada 16 warga Malaysia, 3 Hongkong dan 1 Belgia.

Mereka diamankan Pihak Imigrasi bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Sumsel di Hotel Novotel Palembang pada 9 Januari 2019 lalu.

"Mereka hanya menyalahi izin tinggal karena visanya kunjungan. Mereka melakukan kegiatan Charity (amal), namun membuka praktek pijat.  Jadi kita amankan," ungkap Raja, Selasa (12/3/2019).

Menurutnya, dari ke 20 WNA yang diamankan tersebut diduga diawali dengan penyalahan izin tinggal. Jadi kasus nya protistusi, sehingga diajukan ke pengadilan untuk dilakukan penyelidikan.

"Sehari setelah diamankan mereka kita tempatkan retensi Imigrasi, kemudian dilakukan penahan selama lebih kurang 2 bulan dari 15 Januari hingga 10 Maret 2019 di lapas Pakjo Palembang," jelas dia.

"Karena masa waktu penahan habis dan mereka juga setelah diperiksa tidak terbukti ada unsur pidana jadi kita deportasi ke negara asal mereka," kata dia menambahkan.

Meski begitu, pihaknya tidak melakukan penangkapan kepada 20 WNA tersebut karena tidak ada unsur pidana.

"Mereka tidak dilakukan penangkapan dalam artian mereka bisa kembali kapan saja ke Palembang atau Indonesia dengan catatan harus visa yang sesuai," ujar dia.

===

PT Pusri Pamerkan Produk Kerajinan Mitra Binaan Sekaligus Gelar Kegiatan Donor Darah

Setelah MI 9 dan Redmi Go, 18 Maret Ini Xiaomi Segera Luncurkan Ponsel Kelas Menengah Redmi 7

Analisa Badan Intelijen Daerah untuk Pemilu - Palembang Kategori Rawan Kecurangan

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved