Berita Muaraenim

Armando Disunat Sambil Main Game di Ponsel, Sunatan Massal HUT PTBA ke-38 di Muaraenim

Armando (5) bocah laki-laki warga Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim ini, disunat sambil bermain game di HP.

Armando Disunat Sambil Main Game di Ponsel, Sunatan Massal HUT PTBA ke-38 di Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Armando main games di Ponsel, sementara petugas medis melakukan penyunatan. PTBA menggelar sunatan massal dalam rangka HUT PTBA ke-38 di Muaraenim Sumsel. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--Berbagai macam trik dilakukan orangtua untuk membujuk anaknya supaya tidak takut dikhitan.

Seperti Armando (5) bocah laki-laki warga Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim ini, disunat sambil bermain game di Ponsel.

"Nah, ini ada game, ada film," kata orangtua Armando yang membujuk anaknya supaya tidak menangis pada sunatan massal yang digelar oleh PTBA dalam memeriahkan HUT PTBA ke-38 di Balai Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Selasa (12/3/2019).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh SM Hukum dan Regulasi PTBA Nugraha Nurtyasanta, Camat Lawang Kidul Drs Rahmat Noviar MSi, pejabat PTBA dan ratusan anak yang dikhitan.

Menurut Ketua Panitia Khitan PTBA Samani melalui Koordinator Bidang Kesehatan dr Andrias Norris, kegiatan Khitan (sunat) merupakan salah satu anjuran dalam Islam yang bertujuan untuk memelihara kebersihan diri.

Selain itu, khitan juga merupakan sebuah bukti ketaatan terhadap perintah kepada Allah SWT dan wajib bagi muslim.

Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam Meninjau Langsung Gubuk Reot yang Dihuni Kakek Syaiful

Kurang dari 24 Jam Salah Satu Komplotan Curanmor Ditangkap Anggota Polsek Ilir Timur II Palembang

Bawa Ganja 3 Ons Dalam Karung Disimpan di Jok Motor, Warga Kabupaten Empatlawang Diamankan Polisi

Dan kebetulan, masih banyak warga Muaraenim dan Lahat yang kurang mampu, sehingga PTBA melalui program CSR merasa terpanggil untuk membantu yakni dengan menyelenggarakan Khitanan Masal atau sunatan massal.

Dikatakan Andrias, program ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan dan rangkaian kegiatan HUT PTBA ke-38.

Adapun yang dikhitan ditargetkan sebanyak 500 anak yakni 100 anak dari kecamatan Lawang Kidul, 200 anak dari Kecamatan Muaraenim, 100 anak dari Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, dan dua kecamatan lagi yakni 100 anak dari Kecamatan Merapi Timur dan 100 anak dari Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

Kegiatan ini berlangsung bertahap di masing-masing kecamatan. Setelah khitan, anak-anak akan mendapat peci, sempak khitan, dan bingkisan.

Secara medis, lanjut Andrias, khitan memiliki banyak manfaat. Pertama, Khitan membuat laki-laki lebih mudah untuk dibersih. Kebersihan melindungi anak laki-laki dan pria dari berbagai penyakit menular yang mematikan.

Kedua, infeksi lebih mudah menyerang laki-laki yang tidak dikhitan. Ketiga, jika tidak dikhitan, laki-laki berisiko menderita inflamasi yang berujung pada berbagai masalah kesehatan karena bagian ujung yang dikhitan adalah tempat tumbuhnya banyak bakteri. Terakhir dan tidak kalah penting, manfaat khitan adalah mencegah kanker.

Diharapkan melaui program ini, PTBA mampu meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah Ring I PTBA.(ari)

===

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved