Berita Musi Banyuasin

Dodi: Zaman Boleh Millenial, Tapi Jangan Ditinggal Belajar Baca Tulis Al-Qur'an

"Zaman boleh millenial, boleh main Facebook dan Instagram, dan sosmed lainnya tapi mengaji jangan ditinggalkan," kata Dodi.

Dodi: Zaman Boleh Millenial, Tapi Jangan Ditinggal Belajar Baca Tulis Al-Qur'an
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Bupati Muba Dodi Reza Alex ketika membuka gelaran STQ ke XXV di Masjid Jami' An-nur, Senin (4/3/19). 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex terus mengajak seluruh umat muslim di Kabupaten Muba khususnya kalangan generasi millenial untuk aktif belajar Baca Tulis Alquran (BTA).

Hal tersebut disampaikan Dodi pada saat membuka secara langsung pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke XXV Muba di Masjid Jami' An-nur, Senin (4/3/19).

"Zaman boleh millenial, tapi jangan lupa BTA-nya terus diaktifkan. Boleh main Facebook dan Instagram, dan sosmed lainya tapi mengaji jangan ditinggalkan karena ini menjadi landasan iman kita sebagai mahluk yang mulia ciptaan Allah Swt,"ujar Dodi.

Lanjut Dodi, pentingnya BTA saat ini sebagai benteng yang kuat atas pengaruh negatif yang sangat gampang masuk meracuni generasi muda kita khususnya dari pengaruh media online yang sekarang begitu gencar dengan seluruh informasi yang belum tentu benar atau HOAX.

"Oleh karena itu generiasi milenial atau generasi sekarang tentunya perlu mengasah iman dan taqwa agar menjadi benteng terbaik bagi kita agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif,"ungkapnya.

Bupati Ogan Ilir Minta Data Warga Miskin untuk Dimasukan dalam Peserta BPJS

Bupati Banyuasin Askolani Apresiasi Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Menteri ESDM Ignatius Jonan Tinjau Sumur Bor di Kecamatan Suku Tengah Lakitan Musirawas

Selain itu Dodi Reza yang juga merupakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, menambahkan Pemkab Muba menyambut baik diselenggaranya STQ XXV tingkat kabupaten Muba ini, dengan harapan kegiatan STQ dapat meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap kitab suci Al-qur’an.

"Saya berharap selain menumbuhkan semangat syi’ar agama islam juga kiranya kegiatan keagaman ini dapat meningkatkan semangat umat untuk mempelajari, mengkaji dan mengaplikasikan atau mengamalkannya ajaran agama islam ditengah-tengah kehidupan. Sebab islam itu cinta damai,"tutupnya.

Sementara, Kepala Bagian Kesra Setda Muba, H Opi Palopi MA menyebutkan tujuan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an XXV tingkat kabupaten Musi Banyuasin tahun 2019 ini untuk mempersiapkan Qori dan Qoriah, Hafizh dan Hafizhah, Mufassir dan Mufassirah terbaik guna mengikuti STQ tingkat provinsi Sumatera Selatan di kabupaten Muratara bulan April 2019 yang akan datang.

"Seleksi Tilawatil Qur’an ini dilaksanakan dipusatkan di Masjid Jami' An-nur, Masjid Baitul Makmur dan Masjid Al-Karim Nur yang dimulai tanggal 2-8 Maret 2019 dengan jumlah peserta 242 orang berasal 15 kecamatan se-Muba," ungkapnya. (cr13)

===

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved