Sumsel Maju

Herman Deru: Lahirnya RUU Kewirausahaan Berkah Bagi UMKM di Sumsel

lahirnya RUU kewirausahaan nasional ini menjadi anugerah tersendiri bagi pelaku-pelaku usaha, khususnya untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Herman Deru: Lahirnya RUU Kewirausahaan Berkah Bagi UMKM di Sumsel
Humas Pemprov Sumsel
Pansus RUU Kewirausahaan berfoto bareng Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya dan para OPD Pemprov Sumsel. 

PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Mawardi Yahya, menerima kunjungan panitia khusus (pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) kewirausahaan nasional DPR RI di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (12/02).

Dalam kunjungan Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR yang di Pimpin langsung oleh Martri Agoeng SH tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebut lahirnya RUU kewirausahaan nasional ini menjadi anugerah tersendiri bagi pelaku-pelaku usaha, khususnya untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dikatakannya, salah satu contoh pinjaman menjadi suatu yang sangat diidamkan, ketika pemerintah ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

" Artinya minta para pengusaha yang melangsungkan profesinya butuh permodalan, tapi juga kalau Saya pandang sejak menjadi Bupati dulu, para pengusaha membutuhkan kreatifitas-kreatifitas baru khususnya pemberdaayaan kearifan lokal," tuturnya.

Menurutnya, pelaku usahan membutuhkan edukasi yang tidak cukup hanya diakomodir oleh dinas terkait saja, mengingat khususnya UMKM membutuhkan kreasi baru dalam membuat produk yang tentunya butuh banyak biaya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan sambutannya ketika menerima kunjungan Pansus RUU Kewirausahaan DPR RI di Auditorium Pemprov Sumsel.
Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan sambutannya ketika menerima kunjungan Pansus RUU Kewirausahaan DPR RI di Auditorium Pemprov Sumsel. (Humas Pemprov Sumsel)

"Disinikan hadir pimpinan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sumsel. Kalau bisa bank-bank memberikan CSR tidak hanya memberikan yang berwujud kebendaan tapi juga pelatihan-pelatihan yang dinamis," katanya

Penempatan Pasar Indralaya Ogan Ilir Masih Menunggu Hasil Audit BPK

Sampah Meluber Sampai ke Jalan di Kawasan Masjid Suro Ganggu Pengendara & Pedagang

Kecamatan Jakabaring Palembang Terbanyak Kedua Kejadian DBD Sejak Januari 2019

Herman Deru menambahkan, para pelaku UMKM juga dituntut dapat lebih kreatif dalam membuat produk yang unggul dan dinimati oleh pasar.

Terutama harus faham dalam penggunaan sarana promosi dengan memanfaatkan media sosial di tengah derasnya teknologi digital saat ini.

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Menyerahkan Cinderamata kepada perwakilan Pansus RUU Kewirausahaan.
Wagub Sumsel Mawardi Yahya Menyerahkan Cinderamata kepada perwakilan Pansus RUU Kewirausahaan. (Humas Pemprov Sumsel)

"Artinya berdagang tidak cukup naluri bisnis saja. Tetapi butuh juga ilmu apalagi sekarang jamannya digital. Hal-hal kecil itu juga menjadi perhatian bagi kami," tambahnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menilai Terbentuknya RUU kewirausahaan ini sangat penting, karena akan menentukan nasib masyarakat yang ada di garis menengah kebawah.

Ia pun yakin, hadirnya RUU ini akan banyak membantu para pelaku usaha. Terutama dalam membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan yang ada di Sumsel.

Melalui Undang-Undang ini, lanjut Wagub bukan tidak mungkin akan berimbas langsung dalam meningkatkan taraf hidup rakyat dari kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

"Kami melihat disinilah tempatnya melalui RUU ini nantinya para pelaku usaha yang ada di tingkat level UMKM dapat bergerak sehingga dengan sendirinya akan berkembang pada sektor real," tuturnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved