Timgab Lacak Otak Pembunuhan dan Pembakaran Inah Antimurti, Handphone Asri tak Lagi On

Hingga kemarin keberadaan Asri masih terus dicari Tim gabungan Polres OI, Polsek Gelumbang dan Polda Sumsel. Meski nomor handphone pelaku sudah tidak

Timgab Lacak Otak Pembunuhan dan Pembakaran Inah Antimurti, Handphone Asri tak Lagi On
Sripoku.com / Kolase
Video Postingan Facebook Inah Antimurti, Wanita Tewas Dibakar di Spring Bed di Indralaya 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Hingga kemarin keberadaan Asri masih terus dicari Tim gabungan Polres OI, Polsek Gelumbang dan Polda Sumsel. Meski nomor handphone pelaku sudah tidak aktif sejak kasus terungkap, tidak menyurutkan pihak kepolisian untuk segera menangkap sang otak dari kasus pembunuhan sadis, yang dibuang di Indralaya Utara, Ogan Ilir.

Berita Lainnya:
Hasil DNA Belum keluar, Jenazah Inah Antimurti Diserahkan ke Keluarga dan Dimakamkan di Gelumbang
Video Pengakuan Pelaku Pembunuhan Inah Antimurti Berbagi Peran, Berikut Masing-masing Perannya

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, akan terus mencari keberadaan sang otak pembunuhan, hidup dan mati. Bahkan, himbauan terhadap pelaku untuk segera menyerahkan diri.

"Mudah-mudahan tertangkap hidup, kalau dia melarikan diri dan mengancam keselamatan orang lain resikonya malah bisa lebih tinggi," ungkap jenderal bintang dua tersebut, Kamis (24/1).

Asri, merupakan pelaku utama yang membunuh, memperkosa dan membakar korban IA (20). Diketahui Asri juga merupakan seorang bandar sabu di daerah Muaraenim, Sumsel.

Diketahui, motif dari pembunuhan terhadap korban dilatarbelakangi masalah hutang piutang. Kapolda masih enggan membeberkan masalah lebih lanjut mengenai kasus tersebut, sebab masih dalam tahap investigasi pihak kepolisian.

"Kami tidak bisa memastikan itu utang apa, tapi hanya memang menurut para pelaku ya korban punya utang Rp 1,5 juta. Nanti saat Asri tertangkap akan kami tanya utang apa, kami tidak berasumsi utang narkoba atau apa," tutup Kapolda Sumsel.

Sementara, jenazah IA sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa langsung ke tempat asalnya di Gelumbang, Muaraenim, Sumatera Selatan.

"Kemarin sudah saya perintahkan langsung diserahkan, kemungkinan sudah diserahkan," jelasnya. Kepastian penyerahan jenazah IA, didasarkan oleh data Sekunder dan Post-mortem dari korban yang cocok sehingga dari Rumah Sakit Bhayangkara langsung menyerahkan korban ke keluarga.

"Memang hasil tes DNA belum keluar, tapi itu sudah dipastikan jenazah itu adalah IA. Karena hasil pencocokan bukti skunder serta jaringan sel milik korban semuanya sama," jelasnya.

Sebelumnya 4 pelaku pembunuhan sudah ditangkap oleh Polda Sumsel, empat pelaku yang telah diamankan yakni Feri (30), Abdul Malik (22) DP (16) dan FB (16) dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Lima pelaku terlebih dahulu menggelar pesta narkoba sebelum menghabisi nyawa IA ketika datang ke rumah kontrakan Asri di Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.

Keluarga korban saat ditemui di RS Bhayangkara, Rabu (23/1) sempat emosi dan mengutuk keras perilaku sadis para pelaku. Burhan salah satu paman korban pun mengaku berharap para pelaku dapat dihukum mati. (mg2)

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved