Berita Muaraenim

Dua Sekawan Jual Motor Curian di Facebook, Postingan Sempat Dihapus dan Kemudian Ini yang Terjadi

mereka malah memanfaatkan Medsos untuk menjual motor hasil curiannya, sehingga aksinya terungkap dan tertangkap

Dua Sekawan Jual Motor Curian di Facebook, Postingan Sempat Dihapus dan Kemudian Ini yang Terjadi
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Dua pelaku kasus curanmor yang masih remaja dan kini diamankan petugas 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dunia Media Sosial (Medsos) ternyata bukan saja digunakan untuk wadah bersilaturahmi dan berinteraksi serta hal-hal yang positif tetapi digunakan juga untuk berbisnis.

Tetapi lain halnya yang dilakukan oleh AS (18) dan MK (18), keduanya warga Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, mereka malah memanfaatkan Medsos untuk menjual motor hasil curiannya, sehingga aksinya terungkap dan tertangkap, Rabu (23/1/2019).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, tanggal 18 Januari 2019 sekitar pukul 18.00.

Guru SD di OKU Selatan Ini Menangis Haru Mendapatkan Hadiah Toyota Innova

Pernah Idap Disleksia, Kini Deddy Corbuzier Berpenghasilan 2 Miliar per Bulan

Mantan Atlet Peraih Medali Emas di 2 Olimpiade Akui Hampir Bunuh Diri

Ketika korban Firmansyah (33) warga Desa Cahaya Alam, Kecamatan SDU, Kabupaten Muaraenim, memarkirkan sepeda motor Yamaha mx miliknya BG 5396 OE didepan pondok kebun milik korban di Desa Danau Gerak, Kecamatan SDU, Kabupaten Muaraenim.

Ketika pukul 24.00 sebelum tidur korban mengecek motornya dan terlihat masih berada ditempatnya.

Lalu keesokan harinya ketika bangun tidur sekitar pukul 07.00, betapa terkejutnya korban karena motor kesayangannya telah hilang.

Kemudian korban bersama adiknya bernama Ishak melakukan pencarian di sekitar kebun, namun sepeda motor tidak kunjung ditemukan.

Cara Daftar Berobat Secara Online

Serap Aspirasi Warga, Wabup Muba Usulkan Pembangunan Jalan Setapak di Desa Tanjung Dalam

Menteri Perindustrian Menilai Perang Dagang AS-China Untungkan Indonesia

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 6,5 juta dan melapor ke Polsek Semendo. Usai mendapatkan laporan, anggota Polsek Semendo langsung melakukan penyelidikan.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba anggota Reskrim Polsek Semendo mendapatkan informasi dari korban bahwa ia pernah melihat seseorang sempat menawarkan sepeda motor miliknya melalui online akun media sosial Facebook, kemudian dihapus kembali oleh pelaku.

Kemudian anggota reskrim melakukan penyelidikan mendalam dan akhirnya identitas dan keberadaan pelaku diketahui yang sedang berada di dalam salah satu angkot Semendo.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved