Berita palembang

Buat Visa Liburan Malah Buka Praktek Ilegal di Palembang, 20 WNA Malaysia Diancam Penjara 5 tahun

Wajah tak bersalah terlihat di wajah Leong Yann Kong alias Chris Leong (43) saat dihantarkan petugas Imigrasi ke Lapas Pakjo Palembang.

Buat Visa Liburan Malah Buka Praktek Ilegal di Palembang, 20 WNA Malaysia Diancam Penjara 5 tahun
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
20 tersangka dijebloskan ke dalam Lapas untuk menjalani proses hukum usai ditangkao pihak Imirasi Palembang, Selasa (15/1) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Wajah tak bersalah terlihat di wajah Leong Yann Kong alias Chris Leong (43) saat dihantarkan petugas Imigrasi ke Lapas Pakjo Palembang.

Chris bersama 19 warga Negara Asing (WNA) lainnya dijebloskan ke dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) Perempuan di Merdeka dan Lapas Pakjo Palembang.

Berbagai gaya ditunjukan Chris saat diambil gambar ketika dibawa dan diserahkan ke Lapas. Tidak ada rasa menyesal ataupun bersalah dari pria asal Malaysia tersebut.

Meskipun masuk dalam lapas, Chris mengakui dirinya didampingi oleh kuasa hukumnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru Menilai di Tangan Iskandar SE Kabupaten OKI Semakin Mandira

BREAKING NEWS : Kabar Duka, Komika sekaligus Pemain Film Gebi Ramadhan Meninggal Dunia

Dibuka Untuk Umum, Jembatan Musi IV Palembang Jadi Tempat Wisata Baru & Nikmati Momen Sunset

"Ya halo, kami di dampingi lawyer kami," ujarnya tanpa rasa canggung sambil terus melempar senyum kepada media, Selasa (15/1).

Masuknya ke dua puluh tersangka ke dalam lapas dikarenakan telah menyalahi aturan izin berkunjung ke Indonesia.

20 tersangka yang diantaranya 8 Wanita dan 12 Laki-laki datang dari Malaysia, untuk membuka jasa praktek pengobatan terapis.

"Ke 20 WNA tersebut telah menyalahi aturan izin tinggal di Indonesia. Semuanya menggunakan Visa liburan tapi justru menyalahi aturan yang ada. Kita harus menegakan kedaulatan negara dan hukum kita. Pihak imigrasi sudah melakukan penyidikan, semua tersangka dapat diancam 5 tajun penjara. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak Kejaksaan," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Palembang, Sudirman D Hury, Selasa (15/1).

Buka Praktek Pengobatan Ilegal di Hotel Berbintang Palembang 20 WNA Malaysia Dijebloskan ke Penjara

Badan Jalan dalam Terminal Berlubang dan Digenangi Air, Truk Ekspedisi Ini Nyaris Terguling

Bertahan di Barito Putera Atau Merapat ke Persebaya Surabaya? Ini Keputusan Samsul Arif Munip

Lanjut Sudirman, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak Kedubes Malaysia guna memberitahu masalah yang dihadapi warga negaranya.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved