Berita Muba

Dinas Penanaman Modal Muba Lakukan Inovasi Layanan Perizinan dengan OSS

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM PTSP) Muba melakukan inovasi layanan perizinan dan non perizinan.

Dinas Penanaman Modal Muba Lakukan Inovasi Layanan Perizinan dengan OSS
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Plt Kepala DPM PTSP Muba, Erdian Syahri pada saat memimpin rapat staf DPMPTSP Muna terkait pelayanan yang maksimal. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Dinas Penanaman Modal  Pelayanan Terpadu Satu Pintu  ( DPM PTSP) Muba melakukan inovasi layanan perizinan dan non perizinan via Online System Submission (OSS).

Dari sistem via OSS tersebut sudah ada 22 izin dan 3 non perizinan yang sudah berjalan secara online, dari 67 jenis perizinan dan non perizinan.

"Ya, selama ini mengurus perizinan syarat harus lengkap dulu baru diproses balik, proses selanjutnya baru kelengkapan disusulkan setelah izin keluar. Sementara kalau dulu jika mengurus izin IMB lama, sekarang prosesnya kita perpendek kalau perlu kita jemput langsung ke warga yang bersangkutan, adanya sistem via OSS ini dapat mempermudah pengurusan izin," kata Plt Kepala DPM PTSP Muba, Erdian Syahri, Rabu (9/1/18).

Lanjutnya, setelah mendapatkan penghargaan top 90 pelayanan publik terbaik di Indonesia DPMPTSP terus melakukan inovasi dengan pelayanan Siap Antar dan Jemput Izin (SAJI).  Setelah investor, pengusuha, mendaftar via online pihaknya langsung menuju rumah yang bersangkutan menjemput secara langsung. 

Truk Tabrak Toko di Jalan Lintas Muaraenim. Pemilik Toko Tidur di Bagian Belakang

PCC Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Tsunami di Lampung dan Banten

Marcko Sandy Berlabuh ke Madura United. Kelahiran Papua dan Gabung ke Sriwijaya FC Usai PON

"Ada 3 keunggulan dari SAJI yaitu SAJI ON SITE pelayanan perizinan secara rutin ke kecamatan dengan menggandeng BPJS Kesehatan, KPP Pratama untuk mempermudah pemprosesan perizinan), SAJIMAN petugas yang siap antar jemput izin selesai maupun berkas perizinan, dan  HALLO SAJI layanan jasa untuk setiap proses perizinan,"rincinya.

Pada tahun 2018 lalu target investasi PMDN sebesar Rp. 1.171.000.000.000 dan melampaui target yang ditetapkan bupati sebesar Rp. 5.462.854.216.136. "Target investasi yang melampaui target berarti investasi di Muba berjalan dengan baik. Pada tahun 2019 ini target 2019 sebesar Rp. 1.433.000.000.000, dan pihak kita terus melakukan kerja keras agar tercapai degan baik,"jelasnya.

Sementara, Indra Fikri selaku salah satu pelaku usaha di Kabupaten Muba mengungkapkan sangat mengapresiasi aplikasi SAJI yang diterapkan oleh DPMPTSP Muba. Dirinya sangat terbantu sekali adanya program SAJI, sehingga pelaku usaha tidak perlai susah-susah lagi mengurus izin.

"Kita berharap tim SAJI bisa terus disosialiasikan dengan baik, dimana syaratnya yang diperlukan membuka usaha sangat mudah. Pihaknya berharap pelayanan prima terus dapat dilakukan karena pelaku usaha di Kabupaten Muna sudah banyak dan butuh pengurusan izin dan lainnya,"ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved