Berita Palembang

Miliki Karakteristik Sistem Pendidikan yang Sama, UIN RF Gandeng Jordania Untuk Perkembangan PTKIN

Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang kembali menjalin kerjasama internasional dalam program penguatan SDM

Miliki Karakteristik Sistem Pendidikan yang Sama, UIN RF Gandeng Jordania Untuk Perkembangan PTKIN
SRIPOKU.COM/YULIANI
Muhammad Sirozi (Rektor UIN), Aflatun Muchtar (Ketua Senat), dan Izomiddin Ismail (Ketua PIU) saat berkunjung ke Yordania beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang kembali menjalin kerjasama internasional dalam program penguatan SDM dan kelembagaan yang direncanakan oleh Project Implementing Unit (PIU) Islamic Development Bank (IsDB).

Maka itu sejumlah pihak rektorat melakukan serangkaian kegiatan kunjungan kerja di Yordania dari tanggal 31 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019 lalu.

Beberapa agenda dalam kunjungan tersebut yakni pertemuan dan memberikan kuliah kepada mahasiswa Modern Language Center (MLC).

Lancarkan Aksi Pencabulan Kedua Kalinya, Pria di Muaraenim Ini Kepergok Kakak Ipar Korban

Herman Saweran Ajak Warga Hadang Kawanan Perampok yang Sempat Acungkan Senjata Api

Berangkat Ibadah Haji Reguler Antri 15 Tahun, Visa Furoda Jadi Solusinya Namun Tetap Hati-hati

Selain itu juga mengunjungi 5 kampus di Yordania, yaitu Hashemite University, Al Isra University, Zarqa University, World Islamic Science and Education (WISE) University dan Yarmouk University.

Rektor UIN RF, Prof Dr HM Sirozi, PhD mengatakan, kunjungan ke Yordania adalah implementasi dari salah satu PIU Islamic Development Bank.

"Inysa Allah hasil kunjungan kami membawa manfaat bagi UIN RF khususnya dan PTKIN pada umumnya. Karena kami sangat optimis bahwa UIN Rafah dan semua PTKIN dapat bersinergi dan bekerjasama dengan berbagai universitas dan institusi pendidikan lainnya yang ada di Yordania," ujarnya, Selasa (8/1/2019).

Bupati Muba Dodi Reza Serahkan Sertifikat Tanah Waga Perumahan Becak, Setelah 23 Tahun Menunggu

Gas Melon Langka di Palembang, Pengamat Ekonomi: Itu Masalah Klasik dan Diduga Ada Permainan Harga

Bus Kota tak Beroperasional Lagi dan Dianjurkan Naik TM, Berikut Ungkapan Warga Kota Palembang

Menurutnya, berbagai universitas di Yordan memiliki karakteristik kelembagaan yang sangat mirip dengan PTKIN.

Mereka menggabungkan fakultas dan prodi keagamaan dan umum. "Sebagaimana para pimpinan PTKIN, para pimpinan PT di Yordan juga sangat serius memikirkan dan mengupayakan integrasi ilmu. Mereka bekerja dan berfikir keras untuk mendekatkan studi sains modern yang sangat empirik dengan studi keislaman yang cenderung normatif," jelasnya.

Ia menambahkan, level perkembangan perguruan tinggi di Yordan secara relatif mendekati level perkembangan beberapa UIN di tanah air, sehingga Yordania lebih wellcome dan ada ruang yang cukup luas untuk terjadinya mutualisme simbiosis dalam kerjasama.

Bus Kota tak Beroperasional Lagi dan Dianjurkan Naik TM, Berikut Ungkapan Warga Kota Palembang

Tika CS Ceritakan Kronologi Pembunuhan Ibu & Anak di Pagaralam,Akui Pembunuhan Pertama Sempat Gagal

Lima Remaja di Pagaralam Pasrah Digiring Petugas Lantaran Kedapatan Simpan Ganja

"Dengan kata lain tingkat perkembangan PT di Yordania relatif sama dengan PT di Indonesia, sehingga lebih muda untuk saling menyesuaikan," ungkapnya.

Ia menambahkan, selama enam hari di Yordan pihaknya sempat bertemu dengan Dubes RI di Amman, pimpinan enam universitas, dan satu pusat pelatihan bahasa.

"Selain itu, kami bertiga juga didaulat oleh pengurus Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania menjadi pembicara seminar tentang Peran Lembaga Pendidikan dalam Membangun Demokrasi di Indonesia," jelasnya.

Tika CS Ceritakan Kronologi Pembunuhan Ibu & Anak di Pagaralam,Akui Pembunuhan Pertama Sempat Gagal

Lima Remaja di Pagaralam Pasrah Digiring Petugas Lantaran Kedapatan Simpan Ganja

Bikin Nangis,Review Film Keluarga Cemara 2018,Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Sirozi menambahkan, secara khusus Yordania adalah negara yang penting dikunjungi oleh setiap Muslim, karena di sana sangat banyak terdapat jejak dan artefak perkembangan peradaban manusia, mulai dari Kerajaan Romawi hingga Kerajaan Islam dan peradaban modern.

"Berkunjung ke Yordania dapat memperluas wawasan keagamaan dan keislaman kita. Terutama untuk mengembangkan sistem pendidikan di PTKIN agar lebih berwawasan internasional dalam peningkatan mutu pendidikan," ungkapnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved