Breaking News

Berita Pendidikan

UKM LDK Karisma Polsri Hadirkan SIAP 2025, Membangun Mahasiswa Islami di Era Digital

Rangkaian kegiatan dibuka dengan seminar bertajuk “Habituate The Way” yang telah diselenggarakan pada 4 Oktober 2025.

|
Dok. Tasya Dinda Putri, Politeknik Negeri Sriwijaya
SIAP 2025 - UKM LDK Karisma Polsri kembali hadir dengan program tahunan SIAP 2025, wadah pembinaan karakter Islami untuk membentuk mahasiswa berintegritas dan berakhlak mulia di era digital. 

(Ditulis oleh : Tasya Dinda Putri, Semester 3, Jurusan Akuntansi, Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Politeknik Negeri Sriwijaya)

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Karisma Politeknik Negeri Sriwijaya kembali menggelar program kerja tahunan SIAP 2025 (Studi Islam Akhir Pekan).

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan dan pengembangan karakter mahasiswa agar lebih berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi secara Islami di tengah perkembangan zaman digital.

Selama tiga pekan pelaksanaan, SIAP 2025 menghadirkan tiga rangkaian utama, yaitu seminar, perlombaan, dan Islamic Study Club (ISC).

Melalui kegiatan tersebut, UKM Karisma menanamkan nilai-nilai keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah antar civitas akademika, sekaligus mengasah potensi dan kreativitas mahasiswa di bidang keislaman.

SIAP 2025 - Seminar “Habituate The Way” buka rangkaian SIAP 2025 dengan pesan inspiratif dari Hammad Rosyadi tentang pentingnya membiasakan hidup Islami dan disiplin ibadah sejak dini.
SIAP 2025 - Seminar “Habituate The Way” buka rangkaian SIAP 2025 dengan pesan inspiratif dari Hammad Rosyadi tentang pentingnya membiasakan hidup Islami dan disiplin ibadah sejak dini. (Dok. Tasya Dinda Putri, Politeknik Negeri Sriwijaya)

Rangkaian kegiatan dibuka dengan seminar bertajuk “Habituate The Way” yang telah diselenggarakan pada 4 Oktober 2025.

Seminar ini menghadirkan Hammad Rosyadi, konselor dan motivator muda yang mengajak peserta membentuk kebiasaan Islami, melatih kedisiplinan ibadah, dan mengatur waktu secara produktif.

Acara berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa baru yang ingin memperdalam spiritualitas mereka.

SIAP 2025 - Lomba Islami dalam SIAP 2025 hadirkan semangat dakwah kreatif mahasiswa Polsri melalui Tilawah, Da’i/Da’iyah, Kaligrafi, dan Hadroh sebagai wujud ekspresi seni bernilai Islami.
SIAP 2025 - Lomba Islami dalam SIAP 2025 hadirkan semangat dakwah kreatif mahasiswa Polsri melalui Tilawah, Da’i/Da’iyah, Kaligrafi, dan Hadroh sebagai wujud ekspresi seni bernilai Islami. (Dok. Tasya Dinda Putri, Politeknik Negeri Sriwijaya)

Pada 11 Oktober 2025, SIAP akan melanjutkan agenda dengan Perlombaan Islami, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Da’i/Da’iyah, Kaligrafi Islami, dan Hadroh.

Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi dan dakwah kreatif mahasiswa melalui seni dan budaya Islam.

Puncak acara akan ditandai dengan seminar kedua bertajuk “Transformative Contribution” pada 25 Oktober 2025.

Seminar ini menghadirkan Muhammad Hafizh, Ketua PCMI Sumatera Selatan, yang akan membahas bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara Islami di era digital dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus teknologi modern.

SIAP 2025 - Islamic Study Club (ISC) jadi bagian penting SIAP 2025, membentuk mahasiswa Polsri yang tidak hanya cerdas akademik tapi juga kuat spiritual lewat diskusi dan pembinaan moral.
SIAP 2025 - Islamic Study Club (ISC) jadi bagian penting SIAP 2025, membentuk mahasiswa Polsri yang tidak hanya cerdas akademik tapi juga kuat spiritual lewat diskusi dan pembinaan moral. (Dok. Tasya Dinda Putri, Politeknik Negeri Sriwijaya)

Selain seminar dan lomba, Islamic Study Club (ISC) menjadi bagian penting dari SIAP 2025. ISC dilaksanakan melalui diskusi kelompok yang membahas topik keislaman dan pengembangan diri, sebagai sarana pembinaan moral serta pendamping mata kuliah agama.

Ketua pelaksana SIAP 2025 menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran spiritual, tetapi juga bentuk nyata peran mahasiswa dalam mengamalkan nilai Islam di lingkungan kampus.

“Kami ingin membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter Islami,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved