Berita Muba

Bupati Muba Dodi Reza Serahkan Sertifikat Tanah Waga Perumahan Becak, Setelah 23 Tahun Menunggu

etelah menanti selama kurang lebih 23 tahun akhirnya sejumlah masyarakat Perumahan Serasan Sekate atau Perumahan Becak mendapatkan haknya atas sertifi

Bupati Muba Dodi Reza Serahkan Sertifikat Tanah Waga Perumahan Becak, Setelah 23 Tahun Menunggu
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Bupati Muba Dodi Reza Alex pada saat menyerahkan sertifikat tanah warga Perumahan Becak Muba 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Setelah menanti selama kurang lebih 23 tahun akhirnya sejumlah masyarakat Perumahan Serasan Sekate atau Perumahan Becak mendapatkan haknya atas sertifikat tanah dan bangunan.

Sertifikat tersebut diberikan langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex di Auditorium Pemkab Muba, setelah Pemkab Muba melakukan penyelesaian permasalahan yang ada.

"Alhamdulillah setelah melakukan penantian selama puluhan tahun, akhirnya sejumlah masyarakat Perumahan Becak mendapatkan bukti atas tanah dan bangunan yang benar-benar haknya," Kata Dodi disela Penyerahan Sertifikat Tanah dan Rumah Warga Perumahan Becah di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (8/1/2019).

Lanjutnya, ini bukan perjuangan yang tidaklah mudah karena telah melewati 21 kali rapat selama 23 tahun dalam menyelesaikan sertifikat tanah perumahan.

Gas Melon Langka di Palembang, Pengamat Ekonomi: Itu Masalah Klasik dan Diduga Ada Permainan Harga

Bus Kota tak Beroperasional Lagi dan Dianjurkan Naik TM, Berikut Ungkapan Warga Kota Palembang

Lima Remaja di Pagaralam Pasrah Digiring Petugas Lantaran Kedapatan Simpan Ganja

Penyelesaian ini merupakan contoh, dimana kalau di Jakarta menyelsaikan sertifikat satu bagunan sangat susah dilakukan.

"Kalau di Jakarta meyelesaikan sertifikat sangat susah, nah ini di Kabupaten dan harus menjadi contoh. Selain itu saya minta setelah sertifikat ini diterima hendaklah disimpan dan di jaga dengan baik, gunakan dengan produktif sertifikat tanah ini jangan digunakan sembarangan,"ungkapnya.

Sementara, Sekda Muba, Drs Apriyadi MSi, menjelaskan Pemkab Muba pada tahun 1996 melakukan pembangunan rumah untuk tukang becak di Kelurahan Balai Agung.

Kemudian pada tahun 2009 kredit perumahan dialihkan kepada Koperasi Harapan Jaya, lalu pada tahun 2016 Koperasi Harapan Jaya megadukan permasalahan ke Pemkab Muba mengenai permasalahn surat tanah.

Jembatan Musi IV Palembang Dibuka, Walikota Palembang Ungkap Sudah Tiga Kali Ada Pencurian Kabel

Elifsheshabby, Sediakan Pernak-pernik Dekor Rumah ala Shabby Chic, Bisa Request Sesuai Pesanan

All Star Tim Sepak Bola Lahat Akan Dijajal Mantan Timnas di Gelora Serame Lahat

"Kita mendapatkan laporan dari berbagai pihak, lalu kita melakukan rapat sebanyak 21 kali dan prosesnya sangat panjang. Melalui Koperasi Harapan Jaya menyampaikan permasalahan yang ada, karena kredit selesai namun tidak ada legilitas kepemilikan,"ungkapnya.

Lalu, pada tahun 2018 Pemkab Muba membantu pembuatan sertifikat hak milik warga ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Alhamdulillah pada tanggal 15 Desember 2018 lalu telah keluar sertifikat sebanyak 50 persil bagi warga Perumahan Becak. Diharapkan setelah adanya sertifkat perumahan ini warga dipergunakan dengan sebaik-baiknya,"jelasnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved