Berita Palembang

Soal Pemberlakukan SIM Seumur Hidup. Begini Komentar Kasatlantas Polresta Palembang

Janji kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang belakangan ini menjadi kontroversi di tengah masyarakat

Soal Pemberlakukan SIM Seumur Hidup. Begini Komentar Kasatlantas Polresta Palembang
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Hartono. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Janji kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang belakangan ini menjadi kontroversi di tengah masyarakat terkait Pemberlakuan SIM Seumur Hidup tak hanya menjadi isu nasional.

Kota Palembang sendiri janji yang mengatakan jika PKS menang pada pemilu 2019 nanti, PKS akan memperjuangkan Rancangan Undang Undang (RUU) Penghapusan Pajak Sepeda Motor serta Pemberlakuan SIM Seumur Hidup juga menuai pendapat.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Hartono menilai diera saat ini pemberlakukan SIM Seumur Hidup tersebut sulit untuk dilangsungkan mengingat didalam peraturan pembuatan SIM ada tes kesehatan.

Prosedur Penggantian Surat Izin Mengemudi Hilang

Warga OKUT Wajib Ikuti Tes Psikologi untuk Pembuatan Surat Izin Mengemudi

Mudakan Batas Usia Wajib Surat Izin Mengemudi

"SIM merupakan kompetensi, jadi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan surat izin tersebut harus menjalani beberapa rangkaian salah satunya tes kesehatan. Gimana jika SIM yang saat ini berlaku lima tahun diubah seumur hidup, apakah kesehatan si pemegang SIM tersebut selalu sehat dan tidak sepanjang hidup kesehatannya tidak akan berubah alias tidak pernah sakit, contohnya seperti itu saja. Kalua SIM seumur hidup, berarti pemegang SIM menjali tes satu kali untuk seumur hidupnya," ujarnya dikonfirmasi, Sripoku.com, Rabu (5/12/2018).

Selain itu, terkait wacana PKS yang ingin melakukan penghapusan pajak sepeda motor, Mantan Wakapolres Banyuasin ini enggan berkomentar banyak.

"Saya rasa untuk masalah itu, bukan ranah saya karena kita dari Lantas ini tidak menangui tentang itu," jelasnya.

SEDANG BERLANGSUNG, Ini Link Live Streaming Indosiar Pertandingan PSMS Medan vs PS TIRA (PS TNI)

Persimura vs Sriwijaya FC Kemungkinan Mengalami Perubahan Jadwal, Bakal Main di Palembang

Polres Pagaralam Gerbek Gudang Berisi 6.808 Botol Miras. Wako Pagaralam Prihatin

Sementara itu, Riduan Saiman Ketua DPD PKS Palembang berkata, untuk di Kota Palembang sendiri, pihaknya sangat mendukung kebijakan Tim Pemenangan Kampanye pusat untuk memberlakukan SIM seumur hidup serta penghapusan pajak kendaraan bermotor.

Dimana, pihak PKS memperhatikan nasib masyarakat, lantaran harus disamakan tex amnesty pajak untuk orang yang bourjois atau orang berduit.

Mengingat, tingginya angka grab dan gojek, sehingga menjadikan driver ojek tersebut menjadi pencarian tetap tidak hanya untuk sambilan mencari nafkah.

Sejarah Kiai Marogan, Yatim Piatu Sejak Kecil Bangun Masjid & Haji di Umur 8 Tahun

Kompak Tak Hadir di Sidang Perdana,Ini Kata Pengacara Soal Kemungkinan Gading Marten & Gisella Rujuk

Kompak Tak Hadir di Sidang Perdana,Ini Kata Pengacara Soal Kemungkinan Gading Marten & Gisella Rujuk

"Jadi, kalangan orang kaya saja bisa diampuni pajaknya, kenapa tidak diberlakukan saja kepada seluruh masyarakat kecil, terkait bebas pajak kendaraan bermotor dan diberlakukannya SIM seumur hidup. Kita survey di Palembang juga mendapat respon positif," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved