Bisnis Tour and Travel

Dampak Tingginya Nilai Tukar Dolar Terjadi Pembatalan Paket Wisata ke Luar Negeri

Meroketnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah juga berimbas pada usaha perjalanan wisata dan penjualan tiket pesawat terbang.

Dampak Tingginya Nilai Tukar Dolar Terjadi Pembatalan Paket Wisata ke Luar Negeri
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Singapore Travel Fair 2018 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meroketnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah juga berimbas pada usaha perjalanan wisata dan penjualan tiket pesawat terbang di Palembang.

General Manager Carmeta Tour and Travel Fair, Herri Timadius mengatakan tercatat telah ada pembatalan sejumlah paket wisata ke negara tujuan di wilayah benua Eropa sekitar 15 persen.

"Pembatalan paket wisata tersebut untuk perjalanan pada bulan Oktober ke Israel dan negara lainnya di Eropa yang perhitungannya dengan dolar AS tapi pembayaran atau pelunasan paket menggunakan rupiah ," ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu sore (12/09/2018).

Baca: Rudi Apriadi Anggota DPRD Sumsel Divonis Bebas dari Tuntutan Pindana Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Dikatakannya jumlah pemesan paket yang melakukan pembatalan memang tidak banyak namun diakuinya hal tersebut terjadi secara mendadak saat terjadi pelemahan rupiah.

"Dari setiap paket wisata yang kami tawarkan memang hanya berkisar dua sampai tiga orang yang membatalkan paket akan tetapi memang lumayan cukup berpengaruh karena pembatalan juga secara tiba-tiba saat dolar naik," jelasnya.

Sementara untuk paket wisata lokal maupun Asia tidak terpengaruh depresiasi rupiah yang bahkan sempat menyentuh level Rp15.000 per satu dolar AS.

Beberapa negara Asia seperti Thailand, Jepang dan Korea Selatan masih menjadi pilihan favorit bagi warga metropolis untuk berlibur.

Baca: Waspadalah! Jika Bertemu Orang tak Dikenal Mengaku Bisa Ini dan Itu. Bisa Jadi Anda Bakal Tertipu

"Paket wisata dalam negeri dan Asia masih normal dan tidak ada perubahan harga ataupun pembatalan jadwal untuk saat ini. Paket wisata Asia juga masih tinggi peminatnya," kata Heri.

Menurutnya, meski paket perjalanan dalam negeri dan tiket pesawat tidak terdampak oleh bergolaknya nilai tukar rupiah, namun di sisi lain tetap tergerus dengan kehadiran aplikasi daring penyedia jasa tiket penerbangan dan hotel yang menawarkan harga promo gila-gilaan.

"Sebagai jasa tour and travel konvensional kami harus bersaing dengan perusahaan penyedia jasa booking tiket pesawat dan hotel yang kini tengah marak. Kabar baiknya untuk di Kota Palembang sendiri persaingan belum tertalu ketat." tutupnya. (mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved