Berita Palembang

Rudi Apriadi Anggota DPRD Sumsel Divonis Bebas dari Tuntutan Pindana Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Rudi Apriadi dinyatakan tak terbukti bersalah dan divonis bebas dari tuntutan pidana di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang.

Rudi Apriadi Anggota DPRD Sumsel Divonis Bebas dari Tuntutan Pindana Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Rudi Apriadi, anggota DPRD Sumsel yang menjadi terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat tanah yang divonis bebas ketika menjalani sidang putusan di PN Klas IA Palembang, Rabu (12/9/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rudi Apriadi, anggota DPRD Sumsel, akhirnya merasa lega dan bersyukur atas kasus yang menjadikannya sebagai terdakwa.

Rudi dinyatakan tak terbukti bersalah dan diputuskan bebas pada sidang vonis di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (12/9/2018).

Anggota legistatif dari Fraksi PAN ini bebas dari segala tuntutan atas kasus dugaan pemalsuan surat tanah.

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Sunggul SH MH, memutuskan terdakwa Rudi bebas dari segala dakwaan jaksa.

Baca: Puluhan Driver Online Tergabung dalam ADO Sumsel Somasi Aplikator Grab dan Gojek

"Saya merasa bersyukur dan ini adalah bentuk keadilan bagi saya," ujar Rudi Apriadi, seusai menjalani sidang putusan vonis bebas.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jamiah SH, menyatakan pikir-pikir atas putusan vonis majelis hakim untuk upaya hukum kasasi.

Sebelumnya pada sidang tuntutan, terdakwa Rudi Apriadi dituntut dengan hukuman pidana kurungan penjara 18 bulan penjara.

Rudi didakwa dengan pasal 263 dan pasal 266 ayat 1 KUHP.

Kms Amin SH dan Yusmaheri SH selaku penasehat hukum terdakwa Rudi Apriadi mengatakan, putusan majelis hakim sudah diprediksi sebelumnya.

Baca: Waspadalah! Jika Bertemu Orang tak Dikenal Mengaku Bisa Ini dan Itu. Bisa Jadi Anda Bakal Tertipu

Dikarenakan dakwaan jaksa tidak tepat sebagai perbuatan pidana.

"Kami sudah yakin bebas, karena ini bukan ranah pidana. Akan tetapi ini perdata. Jadi kami sudah yakin bahwa klien kami tidak melakukan pidana," ujarnya.

Berdasarkan berkas dakwaan jaksa, terdakwa Rudi didakwa berdasarkan laporan Iskandar Bandarpranata atas dugaan Pemalsuan Surat pelimpahan hak Tanah seluas kurang lebih 6 hektare.

Objek berada di daerah Talang Buluh Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Namun ada juga yang menyebutkan wilayah itu masuk wilayah Banyuasin. (Welly Hadinata)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help