Eksklusif Sriwijaya Post

Pinjam Uang Via Smartphone, 15 Menit Uang Masuk Rekening

Akhir-akhir ini masyarakat terus diberikan kemudahan untuk melakukan transaksi keuangan, berupa pinjaman uang.

Pinjam Uang Via Smartphone, 15 Menit Uang Masuk Rekening
ISTIMEWA
Ilustrasi 

PALEMBANG, SRIPO -- Kemajuan teknologi memang sebuah keniscayaan, yang tak mungkin dapat kita bendung. Salah satunya perkembangan teknologi informasi yang sekarang lagi boming di berbagai kegiatan manusia.

Berbagai kemudahan pun ditawarkan berkat teknologi infomasi tersebut, terutama untuk kegiatan sehar-hari, dari sekadar hiburan sampai jasa keuangan. Salah satu jasa keuangan yang kini lagi tren adalah pinjaman uang (kredit) melalui aplikasi di handphone android, yang dikenal dengan Financial Technology (Fintech).

Dengan sistem baru itu, akhir-akhir ini masyarakat terus diberikan kemudahan untuk melakukan transaksi keuangan, berupa pinjaman uang. Masyarakat tak lagi sibuk mondar mandi ke perbankan atau lembaga keuangan lainnya untuk meminjam uang. Dengan modal handphone android, nasabah sudah bisa mengajukan pinjaman uang.

Baca: Pelaku Fintech Diharapkan tidak Merugikan Masyarakat

Baca: Bank Bukopin Dukung Pertumbuhan Startup Fintech

Bahkan, hanya dalam waktu 15 menit, uang sudah masuk ke rekening bank Anda. Nova misalnya, warga Km-7 Palembang, mengaku sudah dua kali meminjam lewat aplikasi. Caranya, cukup mendownload aplikasi bernama "Rupiah Plus". Lalu mengikuti perintah memasukan data seperti KTP, alamat, dan nomor HP yang bisa dihubungi, serta jumlah pengajuan pinjamannya Rp 1 juta. Terakhir dia diminta mengirimkan nomor rekening bank, seraya menunggu proses.

"Awalnya saya tidak yakin dan hanya coba-coba. Tapi setelah 15 menit, saya dapat SMS bahwa pinjaman saya dikabulkan Rp 800 ribu. Saya pun diminta cek uang masuk di rekening. Setelah saya cek memang ada uang masuk tersebut sesuai jumlah yang disetujui," kata Nova.

Uang tersebut harus dilunas sesuai pilihan saya satu pekan sebanyak Rp 856 ribu, dan jika terlambat maka setiap hari didenda Rp 20 ribu. Sementara jumlah uang uang bisa dipinjam, menurut Nova, sesuai penjelasan di aplikasi itu sampai puluhan juta, sesuai dengan hasil penelusuran kemampuan nasabah yang dilakukan pihak aplikasi.

"Pihak aplikasi juga mengaku kerjasama dengan pihak bank dan Bank Indonesia," katanya.
Hal hampir sama dilakukan Sutri, warga Lubuklinggau, yang meminjam uang lewat aplikasi "Kredit Pintar". Setelah mengisi data lewat aplikasi, dia meminjam mengajukan pinjaman sebesar Rp 750 ribu. Dia pun diminta mengirim nomor rekening bank, seraya menunggu proses disetujui atau tidak. "Sore harinya saya dapat SMS bahwa pinjaman dikabulkan Rp 500 ribu yang dikirim lewat rekening," katanya.

Sutri mengatakan, dari uang tersebut, dia diminta mengembalikan uang selama dua pekan, dengan jumlah Rp 602 ribu. Dia pun sempat tertunda pembyaran selama dua hari, sehingga dia pun harus menambah biaya tunggakan Rp 10 ribu per hari.

"Kalau kita belum melunasi sesuai tanggal yang ditetapkan, maka kita akan ditelepon terus. Bahkan, nomor telepon lainnya yang kita kasih saat mengisi aplikasi juga ditelepon," ujarnya seraya mengatakan aplikasi Kredit Pintar itu pusatnya di Jakarta.

Ditanya apa risiko jika tidak melunasi uang pinjaman itu, menurut Sutri, sesuai penjelasan pihak aplikasi Kredit Pintar, maka nama nasabah akan dilaporkan ke bank dan Bank Indonesia untuk diblacklist, sebagai nasabah macet.

Puluhan Aplikasi
Dari penelusuran Sripo selama sepekan terakhir, ada cukup banyak aplikasi yang menawarkan jasa pinjaman uang tersebut. Di antarnya namanya Uang Teman, Rupiah Plus, Pinjaman Uang Cepat, dan Kredit Pintar. Saat coba dikunjungi, aplikasi itu sudah banyak yang download. Bahkan angkanya sudah menyentuh 100 ribuan.

"Isi data hanya lima menit pinjaman bisa mencapai Rp 3 juta," tulis salah satu aplikasi itu.

Halaman berikutnya, daftar angka pinjaman dituliskan, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Jika pinjam uang Rp 1 juta, maka nasabah wajib kembalikan uang Rp 1.220.190 selama 20 hari durasi pinjaman. Bunga yang harus dibayar nasabah hingga 22 persen. Begitu menyetujui halaman ini, maka nasabah diminta untuk mengisi biodata diri seperti nomor KTP, nomor telpon dan email. Setelah diisi maka aplikasi meminta pas foto, sebagai salah satu syarat pencairan uang. "Dalam 15 menit uang cair," tulis aplikasi itu lagi.

Begitu juga dengan aplikasi lainnya, tak jauh berbeda. Dalam hitungan menit bisa mencairkan uang. Rupiah plus misalnya, aplikasi ini bisa meminjam uang mulai dari Rp 800.000 hingga Rp1.500.000. Adapun tempo pengembalian dari satu pekan hingga dua pekan. Jika pinjam Rp 800.000 maka kembalinya mencapai Rp 856.000. (ust/axl)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved