Sopir Pengangkut BBM Diperas Preman, Kalau Mau Lewat Setor Rp 500 Ribu

Aksi pemalakan (pemerasan) meresahkan sopir pengangkut bahan bakan minyak (BBM) yang melewati jalan poros Simpang Galau Desa Tan

Sopir Pengangkut BBM Diperas Preman, Kalau Mau Lewat Setor Rp 500 Ribu
SRIPO/AHMAD FAROZI
Helmi, tersangka pemalak sopir tangki BBM dan tersangka Alihi yang membawa senjata tajam (diapit petugas) diamankan di Polsek Rawasilir. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Aksi pemalakan (pemerasan) meresahkan sopir pengangkut bahan bakan minyak (BBM) yang melewati jalan poros Simpang Galau Desa Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

Para pemalak meminta sejumlah uang kepada para sopir jika ingin lewat dilokasi tersebut.

Seperti dialami Syaipul Anwar (41), salah seorang sopir pengangkut BBM.

Warga Jalan Tazar RT.12 Kelurahan Buluran Kenali Kecamatan Telanai Pura Kota Jambi itu dicegat beberapa orang pemalak pada Minggu (14/1/2018) sore, saat melintas di Jalan Poros Simpang Galau Desa Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir bersama rekannya sesama sopir lain.

Para pemalak kemudian memaksa dan mengancam meminta uang sebesar Rp500 ribu dengan alasan uang keamanan jalan untuk tiga unit mobil tangki pengangkut BBM.

Karena diancam tak bisa lewat sebelum menyerahkan uang yang diminta tersebut, ia pun akhirnya terpaksa menyerahkan uang sebesar Rp400 ribu.

Setelah menyerahkan uang, mobilnya dan dua mobil rekannya baru diperbolehkan lewat.

Merasa tidak senang diperas oleh para pemalak tersebut, ia melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Rawasilir.

"Kami mendapat laporan dan sopir tangki pengangkut BBM yang bernama Syaipul Anwar, bahwa ia mengalami pemerasan saat melintas di jalan poros Simpang Galau Desa Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Fajri Anbiyaa, Senin (15/1/2018).

Baca: Dikabarkan Dipecat Sebagai Ketum, OSO Tetap Buka Rapat Harian DPP Hanura

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help