MBG di Ogan Ilir

Sejumlah Siswa SD di Ogan Ilir Manfaatkan Nasi MBG untuk Pakan Ternak dan Dijual

Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Facebook
NASI MBG - Seorang siswa SDN 01 Sungai Pinang saat dibincangi konten kreator Herian pada Jumat (5/6/2026) lalu. Siswa tersebut mengemas nasi MBG dalam wadah plastik untuk dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk pakan ternak. 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah siswa di Ogan Ilir memanfaatkan nasi MBG yang tak habis dikonsumsi untuk dijadikan pakan ternak hingga dijual kembali ke peternak lokal.
  • Fenomena tersebut terungkap melalui unggahan video berdurasi 4 menit 42 detik milik seorang konten kreator asal Sungai Pinang, Herian, saat mengunjungi SDN 01 Sungai Pinang
  • Nasi MBG yang tidak dikonsumsi untuk dijual kepada peternak bebek petelur seharga Rp5.000 per wadah.

SRIPOKU.COM INDRALAYA — Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kedapatan memanfaatkan nasi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak habis dikonsumsi untuk dijadikan pakan ternak hingga dijual kembali ke peternak lokal.

Fenomena tersebut terungkap melalui unggahan video berdurasi 4 menit 42 detik milik seorang konten kreator asal Sungai Pinang, Herian, saat mengunjungi SDN 01 Sungai Pinang pada Jumat (5/6/2026) lalu.

Dalam unggahan yang viral pada Senin (8/6/2026) tersebut, terpantau seorang siswa kelas III bernama Adam Atmaja membawa pulang wadah plastik berisi sisa nasi program MBG yang dikumpulkan dari teman-temannya yang tidak menghabiskan makanan tersebut.

"Ternyata itu nasi MBG, dikumpulkan dari siswa-siswa yang tidak makan. Lalu dikasih (untuk pakan) ayam," ujar Herian mengonfirmasi interaksinya dengan siswa tersebut, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan keterangan Adam, nasi sisa tersebut sengaja dibawa pulang untuk memberi makan ayam peliharaan di rumahnya. 

Kendati memanfaatkan sisa nasi untuk ternak, Adam mengaku senang dengan program ini dan berharap program MBG tetap dilanjutkan.

"Kenapa bawa bekal? Kan sudah ada MBG," kata Herian kepada siswa bernama Adam Atmaja pada konten yang diunggah melalui Facebook, dilihat Senin (8/6/2026).

Selain digunakan sebagai pakan ternak pribadi, beberapa siswa kelas III lainnya di sekolah tersebut juga mengaku mengumpulkan nasi MBG yang tidak dikonsumsi untuk dijual kepada peternak bebek petelur seharga Rp5.000 per wadah.

"(Nasi MBG dijual) untuk (pakan) bebek petelur," ujar siswa kelas III lainnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved