Berita OKI
Sisa Waktu Dua Hari, Satgas TMMD Kodim OKI Siang Malam Kebut Infrastruktur di Mesuji Makmur
Satgas TMMD ke-128 Kodim OKI lembur siang malam guna merampungkan pengerjaan fisik di Desa Pematang Sukatani yang menyisakan waktu dua hari.
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Satgas TMMD ke-128 Kodim OKI lembur siang malam guna merampungkan pengerjaan fisik di Desa Pematang Sukatani yang menyisakan waktu dua hari.
- Pembangunan 5 unit RTLH dan 5 sumur bor telah rampung. Sementara, renovasi musala, 5 unit MCK (85 persen), serta pembukaan jalan poros sepanjang 6 km kini memasuki fase akhir.
- Meski dihadapkan pada tantangan hujan ekstrem setiap hari, Dansatgas Letkol Inf Gunawan menegaskan kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama.
Baca juga: Diserang Hama Tikus dan Burung Pipit Bersamaan, Petani Padi di Lubuk Linggau Sumsel Merugi
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Hujan deras yang mengguyur hampir setiap hari tidak menyurutkan semangat prajurit TNI dan warga Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Berpacu dengan sisa waktu dua hari menjelang penutupan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0402/OKI terus berjibaku siang dan malam guna merampungkan tahap penyelesaian (finishing) berbagai bangunan fisik.
Untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan pada Minggu (17/5/2026) pagi.
"Setiap sasaran fisik harus dikerjakan maksimal dengan tetap mengutamakan kualitas. Saya ingin seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan secara nyata oleh masyarakat," tegas Letkol Inf Gunawan.
Ia tidak menampik bahwa cuaca ekstrem berupa hujan yang turun hampir setiap hari menjadi tantangan terberat di lapangan saat ini.
Namun, faktor alam tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk mengendurkan target pengerjaan.
Secara terpisah, Komandan SSK Satgas TMMD, Letda Arh Daniel Surya, menjelaskan bahwa seluruh klaster pekerjaan saat ini sudah memasuki fase akhir.
Di antaranya, pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah rampung dan kini sedang dalam proses pengecatan dinding.
"Untuk pengerjaan lima unit fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) sudah mencapai progres 85 persen dan sedang dilakukan pengedakan tempat peletakan toren air. Sementara itu, pembuatan lima unit sumur bor telah selesai seluruhnya dan tinggal merampungkan pemasangan dudukan besi penyangga toren," papar Letda Arh Daniel.
Terkait fasilitas ibadah, renovasi musala desa mengalami perbaikan total. Lantai semen yang lama kini diganti menggunakan keramik, dinding bangunan ditinggikan hingga mencapai 4 meter.
Aarea bangunan diperluas dengan menambahkan teras depan, serta seluruh genteng diganti baru dan dilengkapi plafon demi kenyamanan jemaah.
Sektor infrastruktur jalan juga menunjukkan progres yang signifikan. Pembukaan jalan poros sepanjang 6 kilometer telah dinyatakan selesai sepenuhnya dan tinggal menyisakan pengerasan sepanjang beberapa meter.
Di sepanjang kanan dan kiri jalan tersebut, petugas juga melakukan penghitaman jalur melalui penanaman 200 batang pohon buah-buahan, seperti jambu kristal dan alpukat, yang dibarengi dengan penyelesaian pembuatan parit drainase.
"Di waktu tersisa dua hari lagi ini, seluruh sisa pekerjaan terus kami kebut. Kami optimis semua target fisik dapat tuntas seratus persen sebelum hari penutupan," pungkas Daniel.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Daya Beli Lesu, Penjualan Hewan Kurban di Lubuk Linggau Sepi Peminat Meski Harga Kambing Turun
TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI
Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono
Desa Pematang Sukatani OKI
Kecamatan Mesuji Makmur OKI
| Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 353 Ribu Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera |
|
|---|
| Bertaruh Nasib di Kepungan Air, Petani Rawa Lebak di OKI Tanam Padi Pakai Perahu |
|
|---|
| Dikawal Ketat Kepolisian, 8 Ton Beras Murah Bulog Ludes Diserbu Warga di Teluk Gelam OKI |
|
|---|
| Bertaruh Nasib di Sawah Tadah Hujan, Petani Lansia di OKI Wajib Bayar Sewa Lahan Meski Gagal Panen |
|
|---|
| 981 Kendaraan Dinas Milik Pemkab OKI Hilang tak Tentu Rimbanya, Kejari Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Tinaju-Pekerjaan-Fisik.jpg)