Karyawati BSB di PALI Meninggal

Putus Cinta Motif di Balik Karyawati Bank Sumsel Babel PALI Pilih 'Jalan Pintas'

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang mengungkap motif di balik aksi nekat Agnes Veronica (20), karyawati kontrak (outsourcing)

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
dokumentasi Polisi
DIBAWA AMBULANS - Jenazah korban dibawa ke rumah duka dari RS Pratama Tanah Abang ke dusun Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (9/6/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang mengungkap motif di balik aksi nekat Agnes Veronica (20), karyawati kontrak (outsourcing) Bank Sumsel Babel Cabang Tanah Abang yang ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya.
  • Korban diduga kuat mengalami frustrasi mendalam setelah jalinan asmaranya dengan sang kekasih kandas.
  • Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi dari sejumlah saksi, korban diketahui baru saja putus cinta

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segeralah mencari bantuan profesional ke psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.

SRIPOKU.COM,PALI – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang mengungkap motif di balik aksi nekat Agnes Veronica (20), karyawati kontrak (outsourcing) Bank Sumsel Babel Cabang Tanah Abang yang ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya.

Korban diduga kuat mengalami frustrasi mendalam setelah jalinan asmaranya dengan sang kekasih kandas.

Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi dari sejumlah saksi, korban diketahui baru saja putus cinta dengan kekasihnya, DB (20), yang bekerja sebagai petugas keamanan di SPBU Beracung Pendopo.

"Diduga almarhumah ini frustrasi menghadapi putus cinta tersebut sehingga nekat mengakhiri hidupnya. Hubungan keduanya dilaporkan merenggang sebelum akhirnya resmi putus hubungan pada Minggu, 7 Juni 2026," ujar AKP Arzuan saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Padahal, menurut AKP Arzuan, sebelum hubungan asmara tersebut kandas, pihak keluarga besar dari kedua belah pihak sudah sempat mengadakan pembicaraan untuk melanjutkan hubungan pasangan muda ini ke jenjang pernikahan.

Berdasarkan keterangan rekan sekamar korban, sejak hari Minggu malam hingga Senin malam (8/6/2026), korban terus mencoba menghubungi mantan kekasihnya tersebut, baik melalui panggilan telepon maupun pesan singkat WhatsApp.

Namun, upaya korban untuk mempertahankan hubungan tidak membuahkan hasil karena ponsel sang kekasih sudah tidak tersambung lagi.

Kondisi tersebut diduga membuat anak sulung dari Iin Suryana (40) ini merasa kecewa dan putus asa hingga akhirnya mengambil keputusan singkat di dalam kamar mandi kontrakannya pada Selasa pagi.

Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Talang Ubi Selatan setelah sebelumnya dilakukan visum di RS Pratama Tanah Abang.

Pihak kepolisian pun menyatakan penyelidikan terkait motif peristiwa tragis ini telah selesai.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved