Pemuda Kelabui Sistem BBM Subsidi
Breaking News : Pemuda di Sumsel Diduga Kelabui Sistem Saat Beli Solar, Satu Hp Punya Empat Barcode
Aksi seorang pemuda yang menurut polisi bisa mengelabui sistem ketika berkali-kali membeli solar subsidi di Prabumulih.
Penulis: Edison Bastari | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Aksi seorang pemuda yang menurut polisi bisa mengelabui sistem ketika berkali-kali membeli solar subsidi di Prabumulih.
- Bermodal satu unit bus, pria asal Kabupaten Muba itu diduga berkali-kali membeli solar subsidi untuk selanjutnya dijual.
- Dari handphone yang disita, polisi menemukan empat barcode dari nomor TNKP berbeda.
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis bio solar.
Informasi yang dihimpun Minggu (12/4/2026), ungkap kasus ini dilakukan di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Tebing Tanah Putih, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumsel pada Kamis (9/4/2026) pukul 13.00 WIB lalu.
Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah lokasi pengungkapan.
Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jon Kenedi, langsung memerintahkan Kanit Pidsus Ipda Fajirudin SIP, bersama tim untuk melakukan penyelidikan di lapangan.
Baca juga: Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Aman sampai Desember 2026, Saldo Anggaran Lebih Rp420 Triliun
Dalam proses penyelidikan, petugas mendapati seorang pria berinisial NA (22) tengah melakukan aktivitas mencurigakan.
Warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) itu diketahui melakukan pembelian BBM jenis bio solar di sejumlah SPBU di wilayah Kota Prabumulih secara berulang-ulang dengan metode yang terorganisir.
Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang cukup rapi, yakni memanfaatkan sebuah mobil bus yang telah dimodifikasi tangki bahan bakarnya.
Di dalam tangki tersebut dipasang pompa khusus untuk memindahkan BBM ke dalam jeriken yang telah disiapkan di dalam kendaraan setelah proses pengisian selesai.
Tidak hanya itu, pelaku juga menggunakan beberapa barcode berbeda untuk mengelabui sistem saat melakukan pembelian BBM bersubsidi.
Ia bahkan mengganti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai dengan barcode yang digunakan agar dapat melakukan pengisian berulang kali tanpa terdeteksi.
BBM subsidi yang telah dikumpulkan kemudian ditampung dalam jeriken untuk selanjutnya dijual kembali demi memperoleh keuntungan pribadi.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik, DPRD Sumsel Minta Warga Tak Panik
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
- satu unit telepon genggam berisi empat barcode pengisian BBM,
- beberapa pelat nomor kendaraan,
| Eva Manurung Masa Bodoh Mantu Barunya Dicap Hamil Duluan, Ibu Virgoun Bahas Jenis Kelamin ‘Terserah’ |
|
|---|
| Skenario Sumsel United Tembus 2 Besar, Wajib Amankan 3 Poin Lawan FC Bekasi City Malam Ini |
|
|---|
| Merasa Harga Diri Tercoreng, Arya Khan Naik Pitam Dituding tak Mampu Nafkahi Pinkan Mambo ‘Ga Enak’ |
|
|---|
| Praktik Culas Bupati Tulungagung Dibongkar KPK, Gatut Sunu Terima Setoran OPD Capai Miliaran Rupiah |
|
|---|
| Soal Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia Melalui Karya Ilmiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/solarsubsidibajak.jpg)