Berita Musi Rawas

Kantor Bappeda Musi Rawas Heboh, Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Masuk Kamar Mandi

Ular masuk melalui saluran pembuangan yang terhubung dengan area belakang kantor yang masih dipenuhi rumput dan semak belukar.

Tayang:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Welly Hadinata
Handout
EVAKUASI ULAR KOBRA : Petugas Damkar Musi Rawas saat melakukan upaya evakuasi ular kobra yang bersembunyi disaluran Pembuangan kamar mandi di Kantor Bappeda Musi Rawas. Foto: Damkar Musi Rawas. 
Ringkasan Berita:
  • Ular kobra sepanjang 1,5 meter ditemukan di kamar mandi Kantor Bappeda Musi Rawas.
  • Petugas Damkar mengevakuasi ular dengan metode penyemprotan air dari saluran pembuangan.
  • Ular kemudian dilepasliarkan ke hutan, warga diimbau waspada saat musim hujan.

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS – Seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,5 meter berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, dari area Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang sebelumnya membuat suasana heboh, Kamis (9/4/2026).

Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan dari salah satu pegawai yang melihat keberadaan ular berbisa tersebut di kamar mandi kantor.

Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP-Damkar Musi Rawas, Ari Mardona, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dengan menurunkan tim ke lokasi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari posko induk.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan seperti alat penjepit dan mesin air,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas sempat kesulitan menemukan ular tersebut. Setelah dilakukan pencarian, ular diketahui bersembunyi di saluran pembuangan kamar mandi.

Petugas kemudian menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam saluran tersebut hingga ular keluar. Tim yang telah bersiaga di luar kamar mandi langsung menangkap ular tersebut.

“Beberapa menit setelah penyemprotan, ular keluar dari saluran dan langsung kami amankan,” jelas Ari.

Diduga, ular masuk melalui saluran pembuangan yang terhubung dengan area belakang kantor yang masih dipenuhi rumput dan semak belukar.

Setelah berhasil diamankan, ular dimasukkan ke dalam karung dan dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman dan perkantoran.

Ari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama saat musim hujan yang dapat mendorong ular keluar dari habitatnya.

“Jika menemukan ular di rumah atau lingkungan sekitar, segera laporkan ke petugas agar dapat ditangani dengan aman,” imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved