Berita OKU Selatan
Hujan Lebat Picu Bencana Longsor di OKU Selatan, Tiga Motor Tertimbun Material Hingga Jembatan Putus
Sedikitnya lima titik bencana dilaporkan terjadi, mulai dari tanah longsor yang menutup akses jalan provinsi hingga jembatan putus
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Hujan deras memicu sedikitnya 5 titik bencana di OKU Selatan, termasuk longsor di Pulau Beringin, Banding Agung, Sungai Are, serta jembatan putus di Mekakau Ilir
- Longsor di jalan provinsi Pulau Beringin–Tanjung Bulan sempat menutup total akses jalan, menimbun 3 sepeda motor, melukai 1 orang, dan membuat 5 mobil terjebak
- BPBD bersama TNI, Polri, dan pemerintah setempat melakukan penanganan cepat, pembersihan material, serta pendataan rumah warga terdampak dan kerusakan infrastruktur
SRIPOKU.COM, MUARADUA– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan pada Senin (9/3/2026) memicu sejumlah bencana hidrometeorologi di beberapa kecamatan.
Sedikitnya lima titik bencana dilaporkan terjadi, mulai dari tanah longsor yang menutup akses jalan provinsi hingga jembatan putus yang menghambat mobilitas warga.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD OKU Selatan, kejadian paling signifikan terjadi di Kecamatan Pulau Beringin.
Tanah longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Pulau Beringin Utara dengan Desa Tanjung Bulan.
Material longsor menutup badan jalan sehingga akses menuju Kecamatan Pulau Beringin, Sindang Danau, dan Sungai Are sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Di lokasi tersebut, tiga unit sepeda motor sempat tertimbun material longsor dan satu orang mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke Puskesmas Pulau Beringin.
Selain itu, lima unit kendaraan roda empat juga sempat terjebak di antara titik longsoran.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pembersihan material longsor.
Selain di Kecamatan Pulau Beringin, bencana tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Banding Agung. Material longsor menimpa rumah warga di Dusun III Desa Tanjung Agung dan Dusun III Desa Karang Indah.
Rumah yang terdampak masing-masing milik Johan Sapri (52) dan Joni Saputra (40). Kedua keluarga tersebut untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat guna menghindari potensi longsor susulan.
Longsor juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Sungai Are yang menutup akses jalan provinsi penghubung Desa Ujan Mas dengan Desa Sadau Jaya dan Desa Simpang Luas.
Longsoran terjadi di dua titik dengan dimensi sekitar 10 meter dan 3 meter sehingga menyebabkan salah satu titik jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Sementara itu, di Desa Bunut, Kecamatan Mekakau Ilir, dilaporkan terjadi jembatan putus yang turut mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim Satgas Penanggulangan Bencana setelah menerima laporan dari masyarakat dan aparat wilayah.
“Begitu laporan masuk ke Pusdalops, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, pendataan, serta penanganan awal di lapangan bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan desa,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
| Breaking News : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pondok Kebun Banding Agung OKU Selatan |
|
|---|
| Petani di OKU Selatan Ini Benar-benar Jagoan, Kontrakan Disulap Jadi Kebun Ganja, Sudah Sering Panen |
|
|---|
| Misteri Pembunuhan 2 Tahun Lalu di OKU Selatan Terungkap, Motif Sakit Hati Ibu Dihina |
|
|---|
| Polres OKU Selatan Bongkar Makam Korban Pembunuhan, Ungkap Fakta Kematian Warga Desa Nagar Agung |
|
|---|
| 2 Pria Jagoan di OKU Selatan Ini Jadi Buronan Polisi Selama Dua Jam, Ini Kejahatannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/LONGSOR-OKU-SELATAN-11111.jpg)