Berita OKU

Harga Cabai Rawit  di Baturaja Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Tekan harga, Pemkab  OKU  melalui Dinas Prindustrian dan Perdagangan Kabupaten OKU dijadwalkan akan melaksanakan gerakan pasar murah.

Penulis: Leni Juwita | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Leni Juwita
CABAI RAWIT MELAMBUNG - Harga cabai rawit di pasar tradisional Kota Baturaja tembus Rp 80.000 per kilo gram. Fot diambil di Pasar Baru Baturaja OKU Kamis (12/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Harga kebutuhan pokok di pasar Baru Batuaraja OKU mulai merangkak naik.
  • Untuk komiditas cabai yang paling terlihat kenaikannya seperti cabai rawit menembus Rp 80.000 per kilogram.
  • Untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang ramadan hingga memasuki Idul Fitri mendatang, Pemkab OKU akan menggelar operasi pasar murah.

 

SRIPOKU.COM.BATURAJA - Harga-harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1447 H  merangkak naik . Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada cabai rawit tembus Rp 80 ribu per kilogram.

Pantauan Sripoku.com  di Pasar Baru Baturaja OKU, Kamis (12/2/2026)  semua jenis cabai mengalami kenaikan .

Untuk cabai merah keriting  naik dari  dari Rp 50 ribu menjadi  Rp 52.000/kg. Cabai burung (setan) Rp 70 ribu per kilogram dan cabai Padang Rp 70 ribuper kilogram.

Sedangkan bawang  merah dan bawang putih naik dari Rp 50.000  per kg naik mendadi Rp  52.000/ kg.  Daging ayam broiler sebelumnya Rp 43.000/ kg naik menjadi vRp 45.000 /kg.  

Daging ayam kampung Rp 65.000 per kilogram. Telor ayam ras /negeri naik dari Rp 29.000 /kg  menjadi Rp 30.000/kg. Harga daging sapi  Rp 145.000 per kilogram.

Ikan mujair Rp 40.000 per kilogram, ikan tongkol Rp 35.000 per kilo gram. Udang ukuran sedang Rp 100.000 per kilogram.

Kemudin kelompok sayur-sayuran juga mengalami kenaikan di kisaran Rp 2000 , seperti tomat Rp 10.000 per kilogram, ketimun Rp 8000 per kilogram, sawi hijau Rp 8000 per kilogram, kentang Rp 13.000  per kilogram.

Kemudin  gula pasir curah Rp 17.000 per kilo gram, Minyak goreng kemasan bantal Rp 19.000 per liter, Minyak goreng kemasan premium Rp 27.600 per liter, Tepung terigu Rp 13.000 per kilogram.

Beras IR 64 Rp  14.000 per kilogram, beras premium cap raja Rp 15.000 per kilogram, Beras SPHP Rp 12.500 per kilogram.

Di sisi lai, sejumlah pembeli mengeluhkan harga-harga yang mulai merangkak naik, khususnya harga cabai.

“Biaso nak puaso harga-hargo naik galo,” keluh salah seorang pembeli. Ibu dua anak yang beralamat di Baturaja Timur ini mau membeli cabai rawit untuk bahan membuat cuka karena harganya mahal dirinya hanya membeli alakadarnya saja.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten  OKU  melalui Dinas Prindustrian dan Perdagangan Kabupaten OKU dijadwalkan akan melaksanakan gerakan pasar murah  untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok.

Kabid Pengembangan Perdagangan Irfan Maradona SIP MM menjelaskan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah juga akan sidak yang dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Bupati OKU.

Sidak akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Prindustrian Kabupaten OKU, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Peternakan dan pihak-pihak  tekait.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Jelang Ramadan 1447 Hijriah Harga Bahan Pokok di Pasar Inpres Pendopo Merangkak Naik

Baca juga: Masyarakat Belitang Resah, Bisnis Karaoke Menjamur Jelang Ramadan

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved