Berita Lahat

Kawanan Beruang 'Teror' Warga Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat 

Warga Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat, saat ini cemas diteror kawanan beruang yang memasuki pemukiman di lereng Bukit Selero.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
LOKASI BERUANG - Warga Desa Padang, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat menunjukkan lokasi seekor beruang yang sempat bertengger di pohon kelapa warga desa di lereng Bukit Selero Lahat. 
Ringkasan Berita:

 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Warga Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat, saat ini cemas diteror kawanan beruang. Hewan katagori buas ini sudah masuk mendekati pemukiman warga yang berada di bawah lereng Bukit Serelo Lahat. 

Kepala Desa Padang, Wiwin Hariadi SPdI mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Khususnya bagi warga yang beraktivitas di kebun, maupun bagi yang melintasi jalan di sekitar area pemakaman Dusun III, Desa Padang.

“Sejauh ini belum ada korban. Warga baru melaporkan melihat beruang melintas di jalan penguburan Dusun III, bahkan ada yang melihat beruang memanjat pohon kelapa milik warga. Kita sudah ke lokasi yang dilaporkan, melakukan pengecekan dan penanganan awal,”terang Wiwin Hariadi, Rabu (4/2/2026).

Wiwin menambahkan, pihaknya juga telah melaporkan kejadian itu kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), agar ada penanganan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga terus berikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada dan segera melapor apabila kembali melihat keberadaan satwa liar tersebut.

"Sepertinya bukan satu ekor. Warga melihat keberadaan beruang tersebut tidak hanya di satu lokasi saja. Ada yang terlihat sudah sampai belakang rumah warga,  bahkan ada juga warga yang  sampai dikejar oleh beruang," terangnya.

Sementara, Aspin warga Desa Padang menuturkan, beruang yang ia lihat berukuran cukup besar, berwarna hitam dan sering menaiki pohon kelapa warga.

Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada korban. Warga masih bisa menghindar, tapi tetap was-was. Sekarang ini juga sudah dipasang perangkap supaya beruangnya bisa segera diamankan,” tutur Aspin.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Pemkab Lahat Dorong Optimalisasi Potensi Desa dan Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved