Berita Prabumulih

Tak Bayar Top Up Dana, Pemuda di Prabumulih Nyaris Babak Belur Dihajar Massa

Dengan modus top up dana di konter handphone, SE (26) pemuda di Prabumulih babak belur dihajar massa karena berusaha kabur tanpa membayar.

Penulis: Edison Bastari | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
BERDAMAI - Tersangka penipuan dengan modus top up dana dan pemilik konter HP di Prabumulih akhirnya berdamai di kantor polisi setempat. Tersangka sempat dihajar massa karena berusaha kabur usai top up dana tanpa membayar, Minggu (25/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda di Kota Prabumulih nyaris babak belur dihajar massa karena tidak membayar top up dana sebesar Rp 800 ribu di  konter Angga Cell, Minggu (25/1/2026).
  • Korban penjaga konter langsung berteriak maling ketka tersangka hendak kabur usai aplikasi dananya terisi uang.
  • Massa yang mendengar teriakan korban mengejar tersangka dan berhasil meringkusnya hingga kasus ini berakhir damai karena ibu tersangka bersedia membayarnya.

 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Seorang pemuda berinisial RE (26) yang tinggal ngekos di Kelurahan Kebun Duren Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, nyaris babak belur dihajar masyarakat Kelurahan Sukaraja kota Prabumulih.

Pelaku dikejar dan dihajar massa lantaran melakukan aksi penipuan dengan modus top up dana lalu kabur dan tidak membayar ke petugas conter seluler.

Peristiwa yang menghebohkan warga itu terjadi di counter Angga Cell di Jalan Talang Jimar Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Baratanata SH membenarkan adanya kejadian dugaan penipuan tersebut.

Baratanata mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika pada Minggu (25/1/2026) pelaku mengisi saldo dana di counter Angga Cell sebanyak Rp 800 ribu namun setelah saldo dana diisi oleh saksi Amanda Putri, tiba- tiba pelaku langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Melihat itu Amanda Putri langsung berteriak maling dan didengar warga sekitar yang kemudian melakukan pengejaran hingga RE berhasil diamankan.

Warga yang kesal sempat melayangkan beberapa pukulan kepada pelaku, beruntung Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukaraja datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.

"Pelaku sempat diamankan namun kemudian korban Angga Murdianto tidak memperpanjang perkara tersebut dan berakhir damai," ungkap Kasi Humas kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Baratanata mengaku ibu dan keluarga pelaku yang datang kemudian mengganti kerugian yang dialami oleh korban dan permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Perkara telah selesai dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun pelaku usaha untuk tetap wasapda serta berhati-hati menjadi korban kejahatan," imbaunya seraya mengatakan jika ada peristiwa kejahatan hendaknya melapor ke petugas terdekat untuk ditindaklanjuti.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Pelajar di Tanjung Raja Ogan Ilir Aniaya Kenalannya karena Tersinggung Ditagih Utang

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved