Berita MUBA
Daffa dan Neshya Terpilih Jadi Kuyung Kupek Muba 2025, Ini Permintaan Bupati Toha Tohet
Daffa Al Zakwaan dan Neshya Floren Stefani terpilih sebagai Kuyung dan Kupek Muba 2025.
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
Ringkasan Berita:
- Pemkab Muba menggelar pemilihan Kuyung–Kupek 2025 sebagai upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
- Daffa Al Zakwaan dan Neshya Floren Stefani dinobatkan sebagai Kuyung dan Kupek Muba 2025 setelah melalui proses seleksi dari 110 peserta.
- Bupati Muba menegaskan ajang ini penting untuk membangun karakter pemuda dan mengajak generasi muda menjauhi perilaku negatif.
SRIPOKU.COM, SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pemilihan Kuyung–Kupek Muba 2025 yang digelar di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (11/12/2025).
Ajang tahunan tersebut diikuti 110 peserta dan mengerucut menjadi 30 finalis.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba, Dr. M. Fariz, mengatakan pemilihan Kuyung–Kupek bukan sekadar mencari pemenang, namun menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam memperkenalkan potensi daerah.
"Kuyung–Kupek ini menjadi sarana menguatkan kapasitas anak muda dalam mempromosikan pariwisata Muba. Sepanjang 2025, banyak agenda besar yang melibatkan peran aktif mereka," ujar Fariz.
Penilaian final dilakukan oleh jajaran juri profesional, termasuk Puteri Indonesia 2024 Harasta Haifa Zahra, Puteri Indonesia Sumsel 2024 Ananda Papat Oktariza, Runner Up II Puteri Indonesia Sumsel 2025 Badia Inaya Sazrade, serta Make Up Artist Ko Siung Siung.
Dari proses penjurian tersebut, Daffa Al Zakwaan dan Neshya Floren Stefani terpilih sebagai Kuyung dan Kupek Muba 2025.
Wakil I diraih Eko Meigy Saputra dan Kyla Tiara Putri, sedangkan Wakil II diberikan kepada Syarif Hidayatul Umam dan Dwi Mahdo Hapiza.
Selain itu, penghargaan Harapan I hingga III juga diberikan, termasuk sejumlah gelar atribut seperti Kuyung–Kupek Fotogenik, Persahabatan, Medsos, Favorit, Berbakat, dan Intelegensia.
Menurut Fariz, ajang ini menegaskan besarnya kontribusi generasi muda dalam mendukung sektor pariwisata Muba. “Partisipasi mereka bukan hanya soal tampil di panggung, tetapi juga keterlibatan nyata dalam memperkuat promosi daerah,” katanya.
Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, menambahkan bahwa Kuyung–Kupek merupakan sarana pembentukan karakter pemuda.
Ia mengingatkan generasi muda agar menjauhi perilaku negatif.
“Anak muda Muba harus aktif berperan dalam pembangunan daerah. Jangan sampai terjerumus hal-hal seperti judi online maupun narkoba. Lewat ajang ini, kreativitas dan kepedulian sosial mereka dapat tersalurkan,” tegasnya.
| Muba Masuk Masa Pancaroba, BPBD Siaga Hadapi Ancaman Kemarau Panjang |
|
|---|
| Sinergi Pemkab Muba dan Perusahaan: PT Asta Dodol Mulai Perbaiki Jalan Rusak di Sanga Desa |
|
|---|
| Atasi Jalan Rusak di Sanga Desa, Pemkab Muba dan Perusahaan Berbagi Zona Perbaikan Darurat |
|
|---|
| 56 Sumur Minyak Ilegal di Keluang Muba Ditertibkan, 7 Pekerja Diamankan dan Puluhan Pondok Dibongkar |
|
|---|
| Kecanduan Judi Online, Pemuda di Sungai Lilin Nekat Curi Motor Lalu Menjualnya untuk Berjudi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kuyung-kupek-Muba-2025.jpg)