Berita MUBA
Sinergi Pemkab Muba dan Perusahaan: PT Asta Dodol Mulai Perbaiki Jalan Rusak di Sanga Desa
PT Astaka Dodol yang mulai memperbaiki ruas jalan di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba, Sabtu (25/4/2026).
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- PT Astaka Dodol mulai memperbaiki jalan di Desa Keban I sebagai bagian dari aksi nyata sejumlah perusahaan dalam menangani kerusakan jalan di Sanga Desa, Muba.
- Sistem pembagian zona kerja memungkinkan perusahaan seperti PT Medco, PT IBP, PT WPG, dan PT Lonsum melakukan perbaikan serentak di jalan rusak.
- Bupati Muba HM Toha Tohet menegaskan perbaikan darurat ini akan berlanjut ke peningkatan jalan permanen melalui APBD 2026 dan bantuan keuangan provinsi guna mendukung urat nadi ekonomi warga.
SRIPOKU.COM, SEKAYU – Perbaikan kerusakan jalan di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mulai menunjukkan progres nyata. Sejumlah perusahaan telah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat, salah satunya PT Astaka Dodol yang mulai memperbaiki ruas jalan di Desa Keban I, Sabtu (25/4/2026).
Langkah cepat ini diambil untuk mengatasi kerusakan jalan yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Melalui sistem pembagian zona kerja yang telah disepakati sebelumnya, setiap perusahaan kini fokus melakukan perbaikan di titik-titik tertentu agar proses pengerjaan berjalan lebih efektif dan simultan.
Camat Sanga Desa, Rusdiwan, menyebutkan bahwa kolaborasi ini merupakan solusi darurat yang sangat dibutuhkan masyarakat.
"Ini adalah respons nyata perusahaan. Kami juga mendorong pemerintah desa setempat untuk ikut terlibat aktif agar penanganan di lapangan lebih tepat sasaran," ujarnya.
Sesuai pembagian zona, PT Medco Gersik Ltd bersama mitra kontraktor menangani wilayah Desa Macang Sakti.
PT Astaka Dodol bertanggung jawab di Desa Keban I, Kemang, dan Terusan. PT IBP memfokuskan pengerjaan di Terusan dan Ulak Embacang, sementara PT WPG dan PT Lonsum menangani Jalan Ketapang di Kelurahan Ngulak, dibantu oleh para pelaku usaha sawmill di titik prioritas lainnya.
Bupati Muba, HM Toha Tohet, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga infrastruktur daerah.
"Jalan adalah urat nadi ekonomi. Kita tidak bisa hanya menunggu; semua elemen harus bergerak bersama demi kepentingan masyarakat luas," tegas Bupati Toha.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa penanganan darurat ini akan disusul dengan peningkatan jalan secara permanen yang telah dianggarkan melalui APBD 2026 serta didukung oleh Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Meski terkendala cuaca yang belum stabil, sinergi ini diharapkan mampu menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Dua Bulan Buron, Pemilik 3 Hektare Ladang Ganja di Empat Lawang Ditangkap di Palembang
| Atasi Jalan Rusak di Sanga Desa, Pemkab Muba dan Perusahaan Berbagi Zona Perbaikan Darurat |
|
|---|
| 56 Sumur Minyak Ilegal di Keluang Muba Ditertibkan, 7 Pekerja Diamankan dan Puluhan Pondok Dibongkar |
|
|---|
| Kecanduan Judi Online, Pemuda di Sungai Lilin Nekat Curi Motor Lalu Menjualnya untuk Berjudi |
|
|---|
| Dilarang Pulang, Belasan Remaja Asal Jabar Korban TPPO di Muba Berhasil Diselamatkan |
|
|---|
| Manjakan Driver Ojek, Polres Muba Resmikan Kedai Padek dengan Fasilitas Cuci Motor dan Ngopi Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/PT-Asta-Dodol-mulai-perbaiki-jalan-rusak.jpg)