Ramadan 2026
Kultum Menteri Agama Nasaruddin Umar 12 Ramadan 1447 H: Belajar dari Sifat-sifat Tuhan
Seluruh makhluk lain termasuk malaikat tidak ada penegasan seperti ini. Seolah-olah manusia adalah ciptaan langsung
Dalam perspektif tasawuf, al-asma’ al-husna tidak hanya menunjukkan sifat-sifat Allah SWT, tetapi juga menjadi titik masuk (entry point) untuk mengenal dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Setiap orang dapat mengakses dan mengidentifikasikan diri dengan nama-nama tersebut. Seseorang yang pernah berlumuran dosa lalu sadar, dapat menghibur diri dan membangun rasa percaya diri dengan mengidentifikasi diri dengan nama al-Gafur (Maha Pengampun) dan al-Tawwab (Maha Penerima Taubat), sehingga orang tetap mempunyai harapan dan tidak perlu kehilangan semangat hidup.
Bukankah di antara 99 nama itu sifat-sifat kasih Tuhan lebih dominan? Bukankah pada setiap surah dalam Alquran selalu diawali dengan Bismillah al-rahman al-rahim, yang intinya menonjolkan kemahapengasihan (rahmaniyyah) dan kemahapenyayangan (rahimiyyah) Tuhan?
Salah satu bentuk kemahapengasihan Tuhan ialah menganugrahkan bulan Ramadan (secara harfiyah: penghancur, penghangus).
Setelah 11 bulan hambanya terasing di dalam kehidupan yang kering dan penuh dengan suasana pertarungan (power struggle), maka dalam bulan Ramadlan ini kita diajak untuk kembali ke kampung halaman rohani, yang basah dan menyejukkan, serta penuh dengan suasana lembut (nurturing).
Bulan puasa ibarat oases yang siap memberi kepuasan spiritual kepada orang yang menjalaninya dengan ikhlas dan sepenuh hati.
Agak aneh memang, Tuhan yang sedemikian lembut menampilkan diri-Nya, ayat-ayat Alquran sedemikian santun menyapa anak manusia, dan Nabi Muhammad Saw tampil sedemikian menawan, lebih menojolkan sikap-sikap kelembutan dan kesantunan, tetapi umat Islam sebagian bertentangan perilakunya dengan sifat-sifat yang dilakukan Nabi dan Tuhan.
Islam tidak pernah menolerir pemeluknya melakukan tindakan kekerasan, bukan kepentingan diplomasi tetapi kekerasan itu sendiri tidak sejalan dengan sifat-sifat utama Tuhan, sebagaimana diperkenalkan dalam al-asma' al-husna'-Nya. (REL)
| Sehari Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kue Rp 5 Ribu Jadi Primadona di Pasar 10 Ulu Palembang |
|
|---|
| 4 Jenis Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan, Pertanda Doa Diijabah dan Dosa Digugurkan oleh Allah Swt |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-29: Meraih Pahala Setara Seribu Haji Mabrur |
|
|---|
| Ramadan Segera Berakhir: Momen Terakhir Memaksimalkan Ibadah dan Introspeksi Diri |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Mengangkat Derajat di Surga yang Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Menteri-Agama-RI-Nasaruddin-Umar-ucapkan-natal-2024.jpg)