Ramadan 2026

Kultum Ramadan 1447 H Hari Ketujuh Menag Nasaruddin Umar: Menggapai Ketenangan Batin

Orang-orang yang mengoptimalkan amaliah Ramadan diharapkan bisa mengikis habis dosa-dosa masa lampaunya.

Tayang:
Editor: pairat
ANTARA FOTO
KULTUM RAMADAN 2026 - Potret Nasaruddin Umar. Berikut kultum Ramadan hari ketujuh Nasaruddin Umar: Menggapai Ketenangan Batin. 

Selama rasa berdosa dan rasa bersalah ini tidak dibersihkan tidak akan pernah ada ketenangan
abadi.

Bulan suci Ramadan datang untuk mensucikan kita.

Disebut Ramadan, artinya membakar, yaitu diharapkan mampu membakar hangus seluruh dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Dengan demikian rasa berdosa bisa hilang seiring dengan banyaknya amal kebajikan
yang dilakukan di dalam bulan Ramadhan.

Allah berfirman: Innl hasanat yudzhibnas sayyi’at
(sesungguhnya perbuatan baik menghapuskan dosa-dosa/Q.S. Hud/11:114).

Orang-orang yang mengoptimalkan amaliah Ramadan diharapkan bisa mengikis habis dosa-dosa masa lampaunya.

Usai Ramadan, yang bersangkutan seperti diungkapkan dalam hadis, kembali seperti bayi
yang putih tanpa dosa.

Idul Fitri menjadi saksi adanya hamba yang kembali berbuka setelah menjalani masa puasa sebulan penuh.

Di samping itu juga menjadi tanda kembalinya seorang hamba ke dalam jati diri yang paling luhur.

Seusai Ramadhan, tradisi Indonesia dilakukan Halal bi Halal, sebuah upaya untuk menghilangkan rasa bersalah yang telah diperbuat terhadap saudara-saudaranya.

Saling bersalam-salaman dan sekaligus saling memaafkan satu sama lain, diharapkan mengikis habis seluruh beban di pundak.

Rasa berdosa telah dibersihkan oleh Ramadhan dan rasa bersalah dibersihkan melalui Halal bi Halal.

Di sinilah indahnya bulan suci Ramadhan,mempromosikan ketenangan batin. (*)

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved