Breaking News

Kunci Jawaban

15 Soal HOTS IPAS Kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya, Soal Terbaru 2026

Ini 15 soal HOTS IPAS kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya Kurikulum Merdeka tahun 2026, soal berbasis HOTS.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI LATIHAN SOAL - Pelajari 15 contoh soal HOTS IPAS kelas 6 SD materi Gerhana dan Tata Surya, soal sering muncul di SAS Kurikulum Merdeka tahun 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Materi IPAS kelas 6 SD tentang Tata Surya menekankan kemampuan penalaran sains melalui analisis fenomena planet, gerhana, dan pergerakan benda langit. 
  • Siswa dilatih berpikir kritis dengan pendekatan HOTS agar mampu menjelaskan hubungan antara rotasi, revolusi, dan karakteristik atmosfer planet. 
  • Tujuannya adalah membentuk pemahaman ilmiah yang logis, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan sains modern.

SRIPOKU.COM - Mencari referensi latihan soal penalaran sains yang mutakhir untuk persiapan ujian sekolah dasar sering kali menyita waktu. 

Terlebih untuk materi rumit seperti karakteristik planet dan sistem gerhana yang membutuhkan daya nalar kritis ekstra agar siswa kelas 6 tidak terkecoh. 

Memfasilitasi kebutuhan tersebut, artikel ini menyediakan 15 bank soal HOTS IPAS kelas 6 SD materi Tata Surya edisi terbaru 2026 lengkap dengan kunci jawaban yang disusun secara ringkas dan scannable.

Baca juga: 40 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka Materi Gotong Royong dalam Kehidupan

(1.) Planet Venus memiliki jarak yang lebih jauh dari Matahari jika dibandingkan dengan planet Merkurius yang berada di posisi terdekat. Namun, data astronomi terbaru menunjukkan bahwa suhu permukaan Venus justru jauh lebih tinggi dan ekstrem daripada Merkurius. Faktor utama yang melandasi terjadinya keanehan suhu pada planet Venus tersebut adalah...

A. Ukuran diameter Venus yang jauh lebih besar membuat penyerapan panas menjadi maksimal
B. Atmosfer Venus sangat tebal dan didominasi gas karbon dioksida yang memicu efek rumah kaca ekstrem
C. Laju rotasi Venus yang sangat cepat menghasilkan energi panas tambahan akibat gesekan udara
D. Aktivitas vulkanik dan semburan magma di inti planet Venus jauh lebih aktif daripada Merkurius

Kunci Jawaban : B. Atmosfer Venus sangat tebal dan didominasi gas karbon dioksida yang memicu efek rumah kaca ekstrem

(2.) Seorang astronaut melakukan pengukuran berat badan di Bumi dan mencatat angka 60 kg. Ketika ia mendarat di permukaan planet Jupiter dan melakukan penimbangan menggunakan alat yang sama, jarum mekanis timbangan melonjak drastis hingga menunjukkan angka sekitar 150 kg. Alasan ilmiah yang paling logis untuk menjelaskan peristiwa perubahan berat tersebut adalah...

A. Lapisan atmosfer Jupiter yang tebal menekan tubuh astronaut sehingga massanya memadat
B. Jupiter memiliki volume yang besar sehingga struktur otot astronaut mengalami pemekaran fisik
C. Gaya gravitasi Jupiter jauh lebih kuat daripada Bumi karena memiliki massa planet yang sangat besar
D. Suhu ekstrem di permukaan Jupiter mengubah sensitivitas pegas pada alat timbangan astronaut

Kunci Jawaban : C. Gaya gravitasi Jupiter jauh lebih kuat daripada Bumi karena memiliki massa planet yang sangat besar

(3.) Berdasarkan analisis para astronom terhadap batas sabuk asteroid, planet-planet di Tata Surya dibagi menjadi kelompok planet dalam dan planet luar. Jika sebuah benda langit diklasifikasikan sebagai planet dalam atau terestrial, maka karakteristik fisik utama yang pasti dimiliki oleh planet tersebut adalah...

A. Memiliki sistem cincin yang megah serta tersusun atas gumpalan gas hidrogen cair
B. Memiliki diameter yang sangat besar dan dikelilingi oleh puluhan satelit alami
C. Memiliki permukaan yang padat berupa batuan atau logam serta jumlah satelit yang sangat sedikit
D. Memiliki lintasan orbit yang memotong jalur orbit planet lain di luar sabuk Kuiper

Kunci Jawaban : C. Memiliki permukaan yang padat berupa batuan atau logam serta jumlah satelit yang sangat sedikit

(4.) Pada pertengahan tahun ini, sebuah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami fenomena alam langka di siang hari. Saat fase puncak berlangsung, langit mendadak gelap gulita, hewan malam keluar dari sarangnya, dan suhu udara turun drastis selama beberapa menit. Tindakan keselamatan yang paling tepat dilakukan oleh masyarakat untuk mengamati fenomena tersebut adalah...

A. Menggunakan kacamata hitam biasa yang sering dipakai saat berwisata ke pantai
B. Memakai filter kaca spion kendaraan untuk mereduksi kilatan cahaya bulan
C. Menggunakan kacamata khusus berfilter matahari ND5 atau menggunakan metode proyeksi lubang jarum
D. Mengamati pantulan bayangan matahari secara langsung pada permukaan air di dalam wadah terbuka

Kunci Jawaban : C. Menggunakan kacamata khusus berfilter matahari ND5 atau menggunakan metode proyeksi lubang jarum

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved