Kunci Jawaban

15 Soal HOTS IPAS Kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya, Soal Terbaru 2026

Ini 15 soal HOTS IPAS kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya Kurikulum Merdeka tahun 2026, soal berbasis HOTS.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI LATIHAN SOAL - Pelajari 15 contoh soal HOTS IPAS kelas 6 SD materi Gerhana dan Tata Surya, soal sering muncul di SAS Kurikulum Merdeka tahun 2026 ini. 

(10.) Di belahan Bumi bagian utara, manusia dapat melihat rasi bintang Orion dengan jelas pada bulan-bulan tertentu, namun beberapa bulan kemudian rasi bintang tersebut hilang dan digantikan oleh rasi bintang Leo. Peristiwa perubahan penampakan rasi bintang dari bulan ke bulan ini terjadi akibat dari...

A. Perputaran Bumi pada porosnya yang memengaruhi sudut pandang mata manusia di malam hari
B. Pergeseran letak rasi bintang secara mandiri menjauhi pusat galaksi Bimasakti
C. Gerakan revolusi Bumi saat mengitari Matahari sehingga posisi malam hari Bumi menghadap ke arah langit yang berbeda
D. Efek pembiasan cahaya atmosfer Bumi yang berubah akibat perbedaan intensitas kelembapan udara

Kunci Jawaban : C. Gerakan revolusi Bumi saat mengitari Matahari sehingga posisi malam hari Bumi menghadap ke arah langit yang berbeda

(11.) Kita mengetahui bahwa Bulan secara rutin mengelilingi Bumi sebanyak satu kali dalam kurun waktu satu bulan. Namun, fenomena gerhana matahari ataupun gerhana bulan tidak terjadi setiap bulan. Penyebab geometris yang menghalangi terjadinya gerhana di setiap bulan tersebut adalah...

A. Bidang orbit Bulan mengalami kemiringan sekitar 5 derajat terhadap bidang ekliptika (bidang orbit Bumi)
B. Laju revolusi Bulan sering kali melambat secara drastis saat mendekati fase bulan mati
C. Jarak antara Bumi dan Matahari yang terlalu renggang membuat bayangan inti sulit terbentuk
D. Ukuran Bulan yang dinamis menyusut membuat bayangan penumbra sering kali menghilang di luar angkasa

Kunci Jawaban : A. Bidang orbit Bulan mengalami kemiringan sekitar 5 derajat terhadap bidang ekliptika (bidang orbit Bumi)

(12.) Ketika terjadi fenomena Gerhana Bulan Total, posisi Bumi berada tepat di tengah garis lurus antara Matahari dan Bulan. Walaupun posisi Bulan berada di dalam bayangan inti (umbra) Bumi secara penuh, permukaan Bulan tidak tampak hitam pekat melainkan berwarna kemerahan. Penyebab munculnya warna kemerahan pada Bulan tersebut adalah...

A. Panas dari inti Bumi memancar kuat dan membakar lapisan batuan di permukaan Bulan
B. Cahaya matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi, di mana spektrum warna merah diteruskan hingga sampai ke Bulan sementara warna biru dihamburkan
C. Bulan mengeluarkan cahaya sendiri akibat gesekan dengan partikel meteorit saat gerhana berlangsung
D. Radiasi sinar ultraviolet matahari memantul secara ekstrem pada es kutub Bulan

Kunci Jawaban : B. Cahaya matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi, di mana spektrum warna merah diteruskan hingga sampai ke Bulan sementara warna biru dihamburkan

(13.) Gerak semu harian benda langit memperlihatkan seolah-olah Matahari, Bulan, dan bintang-bintang bergerak terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah barat. Analisis pergerakan Bumi yang benar untuk menjelaskan peristiwa semu harian tersebut adalah...

A. Bumi bergerak berevolusi mengitari Matahari dari arah timur menuju ke barat
B. Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari arah barat menuju ke arah timur
C. Poros Bumi mengalami pergeseran sudut secara konstan searah jarum jam
D. Kecepatan linier rotasi Bumi di area khatulistiwa jauh lebih lambat daripada area kutub

Kunci Jawaban : B. Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari arah barat menuju ke arah timur

(14.) Fenomena alam yang terjadi di Bumi dapat dipengaruhi oleh kombinasi antara rotasi dan revolusi Bumi. Di bawah ini yang dikategorikan sebagai dampak nyata yang murni ditimbulkan oleh perputaran Bumi pada porosnya (Rotasi Bumi) adalah...

A. Terjadinya perbedaan durasi waktu siang dan malam di daerah kutub serta perubahan musim tahunan
B. Perubahan kelompok rasi bintang yang tampak di langit serta pergeseran semu tahunan matahari
C. Terjadinya pergantian siang dan malam, gerak semu harian benda langit, serta pembelokan arah arus laut (efek Coriolis)
D. Penentuan sistem kalender Syamsiah atau kalender Masehi yang berjumlah 365 hari

Kunci Jawaban : C. Terjadinya pergantian siang dan malam, gerak semu harian benda langit, serta pembelokan arah arus laut (efek Coriolis)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved