Kunci Jawaban
15 Soal HOTS IPAS kelas 6 SD Materi Interaksi Manusia dengan Lingkungan, Soal Terbaru 2026
Ini 15 soal HOTS IPAS kelas 6 SD Materi Interaksi Manusia dengan Lingkungan Kurikulum Merdeka tahun 2026, soal berbasis HOTS.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Materi IPAS kelas 6 SD ini menekankan pentingnya berpikir kritis dalam memahami dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem global.
- Siswa dilatih menganalisis hubungan sebab-akibat antara tindakan manusia dan perubahan lingkungan melalui soal berbasis HOTS.
- Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran ekologis agar generasi muda mampu menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan.
SRIPOKU.COM - Melatih kemampuan berpikir kritis anak sejak dini dapat diterapkan melalui pemberian variasi soal berbasis penalaran kontekstual atau HOTS.
Artikel ini menghadirkan 15 contoh soal pilihan ganda IPAS Kelas 6 SD terbaru seputar dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem global.
Format penulisan sengaja dirancang dengan jarak renggang yang proporsional demi kenyamanan membaca dan mempermudah proses koreksi.
Baca juga: 15 Soal HOTS IPAS Kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya, Soal Terbaru 2026
(1.) Sebuah desa di lereng pegunungan mengalami alih fungsi lahan yang masif, di mana hutan lindung diubah menjadi kawasan perkebunan sayur komersial dan vila peristirahatan. Ketika musim hujan tiba dengan intensitas tinggi, desa di hilir mengalami bencana banjir lumpur dan tanah longsor yang belum pernah terjadi pada dekade sebelumnya. Hubungan sebab-akibat yang paling tepat untuk menganalisis fenomena kerusakan lingkungan tersebut adalah...
A. Pembangunan vila meningkatkan suhu lokal sehingga memicu penguapan air hujan yang ekstrem
B. Hilangnya vegetasi hutan merusak struktur perakaran yang berfungsi mengikat air dan menstabilkan tanah lereng
C. Perkebunan sayur menyerap terlalu banyak air sehingga tanah di bagian hilir menjadi kering dan retak
D. Alih fungsi lahan mempercepat laju rotasi air tanah sehingga air hujan langsung menguap ke atmosfer
Kunci Jawaban : B. Hilangnya vegetasi hutan merusak struktur perakaran yang berfungsi mengikat air dan menstabilkan tanah lereng
(2.) Tingginya aktivitas industrialisasi dan volume kendaraan bermotor di kawasan perkotaan memicu akumulasi gas karbon monoksida, sulfur dioksida, dan nitrogen oksida di atmosfer. Ketika gas-gas tersebut bereaksi dengan uap air di awan, terbentuklah fenomena hujan asam. Dampak jangka panjang yang merugikan bagi lingkungan perkotaan dan ekosistem di sekitarnya akibat fenomena tersebut adalah...
A. Meningkatnya kesuburan tanah perkebunan karena kandungan asam mempercepat pertumbuhan akar
B. Kerusakan struktural pada bangunan bersejarah berbahan logam/marmer serta penurunan pH air yang mengancam biota perairan
C. Lapisan ozon di atas perkotaan menebal secara drastis sehingga suhu udara menjadi jauh lebih sejuk
D. Terjadinya penguapan air laut secara instan yang memicu terbentuknya badai tropis di daratan
Kunci Jawaban : B. Kerusakan struktural pada bangunan bersejarah berbahan logam/marmer serta penurunan pH air yang mengancam biota perairan
(3.) Pemerintah daerah menerapkan kebijakan zonasi kawasan pesisir dengan melarang penebangan hutan bakau (mangrove) dan mewajibkan penanaman kembali di sepanjang garis pantai. Penduduk lokal yang awalnya menolak karena lahan tambak mereka berkurang, kini merasakan manfaatnya. Evaluasi keuntungan ekologis paling krusial dari keberadaan ekosistem mangrove tersebut bagi penduduk pesisir adalah...
A. Menjadi tempat pembuangan limbah organik rumah tangga agar air laut tetap jernih
B. Mencegah abrasi pantai akibat terjangan ombak serta menjadi tempat pembiakan alami bagi komoditas ikan dan udang
C. Mempercepat proses terjadinya pasang surut air laut untuk meningkatkan produksi garam dapur
D. Menghalangi masuknya sinar ultraviolet matahari agar air laut di pinggir pantai tidak memanas
Kunci Jawaban : B. Mencegah abrasi pantai akibat terjangan ombak serta menjadi tempat pembiakan alami bagi komoditas ikan dan udang
(4.) Penggunaan gawai dan perangkat elektronik yang meningkat pesat pada tahun 2026 berdampak pada menumpuknya sampah elektronik (e-waste). Komponen elektronik bekas yang dibuang sembarangan di tempat pembuangan akhir (TPA) terbuka berisiko mengalami korosi dan terpapar air hujan. Dampak tersembunyi yang paling berbahaya dari pola pembuangan e-waste tersebut bagi kesehatan manusia sekitar adalah...
A. Sampah elektronik memantulkan sinyal radiasi magnetik yang merusak jaringan komunikasi warga
B. Logam berat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium larut ke dalam tanah dan mencemari sumber air bersih warga
C. Plastik pembungkus kabel elektronik memicu pemanasan global lokal karena memantulkan cahaya matahari
D. Gas oksigen di sekitar TPA terserap habis oleh reaksi kimia komponen elektronik yang berkarat
Kunci Jawaban : B. Logam berat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium larut ke dalam tanah dan mencemari sumber air bersih warga
| Kisi-kisi Soal PAS/SAS/UAS Matematika Kelas 5 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Jawaban |
|
|---|
| 15 Soal HOTS IPAS Kelas 6 SD Materi Gerhana dan Tata Surya, Soal Terbaru 2026 |
|
|---|
| Soal ASAS/UAS Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
| 40 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka Materi Gotong Royong dalam Kehidupan |
|
|---|
| Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Halaman 156 Kurikulum Merdeka Revisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/15-Soal-HOTS-IPAS-kelas-6-SD-Materi-Interaksi-Manusia-dengan-Lingkungan.jpg)