Perangkat Pembelajaran

Modul Ajar Deep Learning IPAS Kelas 5 SD Materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang Semester 2

Berikut ini disajikan Modul Ajar Deep Learning IPAS kelas 5 SD Fase C Materi Bumiku Sayang Bumiku Malang.

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI MODUL AJAR : Ini Modul Ajar Deep Learning IPAS kelas 5 SD Fase C Materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang Semester 2. 
Ringkasan Berita:
  • Modul Ajar IPAS Kelas 5 Fase C ini membahas penyebab kerusakan lingkungan dan dampak perubahan iklim terhadap kehidupan di bumi
  • Siswa diajak mengenali hubungan antara aktivitas manusia dengan kondisi alam serta memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem
  • Pembelajaran ini menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab untuk melakukan tindakan nyata dalam pelestarian lingkungan

SRIPOKU.COM - Modul ajar IPAS Kelas 5 Fase C ini disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai penyebab kerusakan lingkungan serta dampak perubahan iklim terhadap kehidupan di bumi.

Artikel ini menyajikan panduan pembelajaran materi 'Bumiku Sayang, Bumiku Malang' yang dirancang untuk melatih kepekaan siswa dalam mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar mereka.

Melalui perangkat ajar ini, peserta didik diajak untuk menganalisis hubungan antara aktivitas manusia dengan kondisi alam saat ini serta merumuskan langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan.

Baca juga: Modul Ajar Deep Learning IPAS Kelas 5 SD Materi Daerahku Kebangganku Semester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 5 SD Fase C

A. INFORMASI UMUM

  • Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
  • Fase / Kelas: C / 5
  • Bab: Bumiku Sayang, Bumiku Malang
  • Topik: Perubahan Lingkungan, Pemanasan Global, dan Upaya Pelestarian Bumi.
  • Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit
  • Profil Pelajar Pancasila: Beriman kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia (Akhlak kepada Alam), Bernalar Kritis, dan Kreatif.

B. KOMPETENSI INTI

1. Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu merefleksikan perubahan kondisi alam di permukaan bumi akibat faktor alam maupun aktivitas manusia; mengidentifikasi pola hidup yang menyebabkan kerusakan lingkungan; serta mengusulkan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga kelestarian bumi.

2. Tujuan Pembelajaran

  • Siswa dapat membedakan antara perubahan lingkungan yang terjadi secara alami dan yang disebabkan oleh manusia.
  • Siswa mampu menjelaskan proses terjadinya efek rumah kaca dan dampaknya terhadap pemanasan global.
  • Siswa dapat menciptakan solusi sederhana untuk mengurangi sampah atau polusi di lingkungan sekolah/rumah.

3. Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa cuaca akhir-akhir ini terasa jauh lebih panas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya?
  • Apa yang akan terjadi jika kita terus-menerus menggunakan plastik sekali pakai setiap hari?

C. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Tahap Deskripsi Kegiatan
Pendahuluan
  1. Guru memulai kelas dengan doa dan mengecek kebersihan di bawah meja siswa.
  2. Apersepsi: Menunjukkan perbandingan foto hutan yang asri dan hutan yang gundul atau tumpukan sampah.
  3. Menyampaikan tujuan belajar tentang menjaga bumi.
Inti
  1. Eksplorasi: Siswa menonton video singkat atau membaca infografis mengenai dampak pemanasan global (mencairnya es kutub, banjir rob).
  2. Investigasi: Diskusi kelompok mengenai aktivitas manusia sehari-hari yang merusak bumi (penggunaan AC berlebihan, kendaraan pribadi, sampah plastik).
  3. Simulasi: Eksperimen sederhana menggunakan toples kaca untuk menggambarkan efek rumah kaca.
  4. Aksi Nyata: Siswa merancang kampanye "Zero Waste" atau pemilahan sampah dalam bentuk poster digital/gambar.
Penutup
  1. Refleksi: "Satu tindakan kecil apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menolong bumi?"
  2. Menyimpulkan bahwa bumi adalah satu-satunya rumah yang harus dijaga bersama.
  3. Penugasan: Membuat laporan pengamatan sampah di rumah selama satu minggu.

 

D. ASESMEN (PENILAIAN)

  • Asesmen Diagnostik: Tanya jawab mengenai fenomena alam yang pernah dialami siswa (banjir atau kekeringan).
  • Asesmen Formatif: Observasi partisipasi dalam diskusi dan penilaian hasil karya poster kampanye lingkungan.
  • Asesmen Sumatif: Tes tertulis mengenai siklus penyebab kerusakan alam dan penyusunan rencana aksi penghematan energi.

Contoh Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills):

"Jika hutan di daerah hulu terus ditebang untuk pemukiman, jelaskan dampaknya terhadap ketersediaan air bersih dan potensi bencana bagi masyarakat yang tinggal di daerah hilir! Berikan pendapatmu mengenai cara terbaik untuk menyeimbangkan kebutuhan tempat tinggal dan pelestarian hutan."

E. MEDIA & SUMBER BELAJAR

  • Buku Siswa IPAS Kelas 5 Kurikulum Merdeka.
  • Video edukasi tentang Pemanasan Global.
  • Bahan daur ulang untuk alat peraga.
  • Lingkungan sekitar sekolah sebagai laboratorium pengamatan.
Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved