Perangkat Pembelajaran
Perangkat Administrasi Kokurikuler SMP: Anti Bullying Campaign – Sobat Damai
Panduan Perangkat Administrasi Kokurikuler SMP Projek P5 Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya : Anti Bullying Campaign - Sobat Damai.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Projek P5 "Sobat Damai" menjadi solusi konkret dalam membentuk karakter siswa melalui kampanye anti-bullying bertema Bangunlah Jiwa dan Raganya.
- Guru dituntut menyusun perangkat administrasi kokurikuler yang lengkap—modul projek, rubrik karakter, jurnal refleksi, dan portofolio karya—sebagai bukti pembelajaran yang terstruktur.
- Dokumen ini sangat penting untuk pengakuan kinerja guru di PMM dan e-Kinerja, sekaligus menunjukkan dampak nyata projek di lingkungan sekolah.
SRIPOKU.COM - Di tengah sorotan publik terhadap keamanan lingkungan sekolah, kegiatan kokurikuler kini menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter siswa.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya melalui kampanye "Sobat Damai" hadir sebagai solusi konkret.
Namun, selain aksi nyata di lapangan, kekuatan utama seorang guru dalam penilaian kinerja tahun 2026 terletak pada kerapian perangkat administrasi kokurikuler-nya.
Baca juga: Perangkat Administrasi Kokurikuler SMP Projek P5 : E-Voting Pemilihan Ketua OSIS
Administrasi yang lengkap bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan bukti otentik bagi guru untuk memenuhi ekspektasi kinerja di PMM dan e-Kinerja BKN.
Berikut adalah rincian perangkat administrasi yang wajib disiapkan untuk projek Anti-Bullying Campaign.
Kelengkapan Administrasi Kokurikuler "Sobat Damai"
Untuk memastikan projek ini memiliki dampak yang terukur dan diakui secara administratif, tim fasilitator SMP perlu menyusun dokumen-dokumen berikut:
1. Modul Projek Strategis
Modul ini harus merincikan bagaimana dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME (Akhlak kepada Sesama) dan Gotong Royong diinternalisasi. Dalam perangkat ini, guru harus melampirkan alur kegiatan:
- Tahap Kenali: Materi edukasi jenis-jenis perundungan (bekerja sama dengan BK).
- Tahap Lakukan: Proses pembuatan konten kreatif (Video Reels/TikTok dan Poster).
- Tahap Genapi: Deklarasi sekolah damai.
2. Rubrik Asesmen Karakter (Non-Kognitif)
Dalam kegiatan kokurikuler, penilaian tidak fokus pada nilai ujian, melainkan pada perubahan perilaku. Perangkat administrasi ini harus memuat rubrik dengan kriteria:
- Empati: Sejauh mana siswa memahami perasaan korban perundungan.
- Keberanian: Kemampuan siswa untuk menyuarakan penolakan terhadap aksi bullying.
| 20 Contoh Jurnal Harian Mengajar Guru IPAS Kelas 4 SD Fase B, Format Terbaru 2026 |
|
|---|
| Panduan Lengkap Membuat RPP, Modul Ajar Hingga Materi Berdiferensiasi Menggunakan AI |
|
|---|
| Contoh Rancangan Kegiatan Kokurikuler Tema Jelajah Jejak Sejarah dan Budaya Lokal Jenjang SD 2026 |
|
|---|
| 35 Prompt AI Membuat RPP Otomatis, Solusi Administrasi Guru Modern 2026 |
|
|---|
| Panduan Menyusun Perangkat Pembelajaran Otomatis Menggunakan AI: RPP hingga Modul Ajar Deep Learning |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Perangkat-Administrasi-Kokurikuler-SMP-Anti-Bullying-Campaig.jpg)