Perangkat Pembelajaran

Contoh Modul Kegiatan Kokurikuler Tema Lingkungan, Transformasi Lahan Tidur Menjadi Apotek Hidup

Melalui Modul Kegiatan Kokurikuler Tema Lingkungan, Transformasi Lahan Tidur Menjadi Apotek Hidup.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI/Ilustrasi AI
ILUSTRASI MODUL KOKURIKULER : Contoh Modul Kegiatan Kokurikuler Tema Lingkungan Green Warrior: Transformasi Lahan Tidur Menjadi Apotek Hidup.(Ilustrasi AI) 

Ringkasan Berita:
  • Modul kokurikuler Green Warrior mengajak siswa SMP untuk mengubah lahan tidur di sekolah menjadi Apotek Hidup yang bermanfaat. 
  • Selama empat minggu, siswa belajar mengukur lahan, mengenal tanaman obat, menanam, dan membuat e-booklet jamu herbal.
  • Kegiatan ini mengintegrasikan literasi budaya, numerasi, dan karakter peduli lingkungan secara kreatif dan berkelanjutan.

SRIPOKU.COM - Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan pengayaan mata pelajaran dalam kurikulum, namun dilakukan di luar jam pelajaran reguler.

Di SMP, fokus utama biasanya pada pengembangan karakter (P5) dan literasi-numerasi.

Modul Kegiatan Kokurikuler : Green Warrior: Transformasi Lahan Tidur Menjadi Apotek Hidup

Baca juga: Panduan Lengkap Menyusun Modul Kegiatan Kokurikuler: Studi Kasus Proyek Detektif Sampah Sekolah

Oleh: [Nama Penulis/Tim Kurikulum]

Pernahkah Anda memperhatikan sudut-sudut sekolah yang gersang atau tidak terpakai? Di tangan para siswa SMP, lahan "tidur" tersebut kini tidak lagi sunyi.

Melalui kegiatan kokurikuler bertajuk "Green Warrior", siswa diajak untuk mengubah lahan terbengkalai menjadi Apotek Hidup yang bermanfaat.

Kegiatan ini bukan sekadar berkebun biasa, melainkan sebuah misi integratif yang menggabungkan kecerdasan sains, keterampilan praktis, dan penguatan karakter peduli lingkungan.

Mengapa Harus Apotek Hidup?

Apotek hidup dipilih karena memiliki nilai edukasi yang lengkap.

Siswa tidak hanya belajar cara menanam, tetapi juga mengenal kekayaan herbal Indonesia (literasi budaya) dan menghitung efisiensi lahan serta dosis pupuk (numerasi).

Struktur Modul: Misi Sang Green Warrior

Sasaran: Siswa Kelas VII/VIII SMP

Durasi: 4 Minggu (1 Pertemuan/Minggu @2 JP)

Kolaborasi Mapel: IPA (Biologi Tumbuhan), Matematika (Pengukuran Lahan), dan Bahasa Indonesia (Teks Prosedur).

Pekan 1: Misi Pemetaan dan Eksplorasi
Siswa berperan sebagai "Surveyor". Mereka mengidentifikasi lahan kosong di sekolah, mengukur luasnya, dan mengecek kualitas tanah serta intensitas cahaya matahari.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved