Pendidikan Profesi Guru

Latihan Pemahaman Materi School Well-Being Modul 1 PSE PPG 2025, Lengkap Cerita Reflektif

Berikut ini jawaban latihan pemahaman materi School Well-Being modul 1 Pembelajaran Sosial Emosional

Freepik
ILUSTRASI GURU - foto berasal dari Freepik. Latihan Pemahaman Materi School Well-Being Modul 1 PSE PPG 2025 

SRIPOKU.COM - Berikut ini jawaban latihan pemahaman materi School Well-Being modul 1 Pembelajaran Sosial Emosional yang bisa jadi refrensi belajar Bapak/Ibu guru.

Dalam artikel ini tersedia jawaban lengkap dan pembahasan detail untuk membantu Anda memahami pola soal, strategi menjawab, serta trik cepat agar lebih siap menghadapi PPG 2025.

Dengan mempelajari latihan Pemahaman School Well-Being Modul 1 PSE PPG 2025, Anda bisa meningkatkan peluang kelulusan dengan lebih percaya diri.

Pengantar dan refleksi diri
1. Apa yang dimaksud dengan "school well-being" dalam konteks pendidikan?
a. Kesejahteraan sosial media di luar sekolah
b. Kesejahteraaan fisik dan emosional siswa di sekolah
c. Kesejahteraan finansial guru di sekolah
d. Kesejahteraan mental guru di luar sekolah
e. Kesejahteraan komunitas  di sekitar sekolah
Jawaban : b

Cerita reflektif:
Bapak Ibu Guru yang bersemangat, bagaimana kita dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih sejahtera?
Jawaban : Dengan membangun budaya positif, kolaboratif, saling peduli, serta mendukung kesejahteraan guru dan siswa.

Baca juga: Latihan Pemahaman Materi Peran Guru Sebagai Teladan Modul 1 PSE PPG 2025 Lengkap Cerita Reflektif

School Well-being
1.  Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?
a. Kualitas pengajaran
b. Pengelolaan stress di sekolah
c. Ketertiban orang tua
d. Lingkungan fisik sekolah
e. Fasilitas sekolah
Jawaban : b

2. Menurut Rimpela, apa dampak penting dari kesejahteraan yang baik di sekolah terhadap siswa?
a. meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi akademik
b. Mengurangi peran guru dalam pendidikan
c. memperburuk hubungan sosial media
d. Meningkatkan angka absensi siswa
e. Meningkatkan keamanan siswa
Jawaban : a

3. Konu menyarankan pentingnya pendekatan seperti apa untuk meningkatkan school well-being?
a. Fokus pada kebijakan yang hanya melibatkan siswa
b. pendekatan berbasis akademik saja
c. Pendekatan holistik yang melibatkan siswa, guru dan orang tua bahkan komunitas sekolah
d. Menekankan disiplin yang keras terhadap siswa
e. Pendekatan holistik meliputi komunitas sekitar sekolah
Jawaban : c

Cerita reflektif: 
Bapak dan Ibu Guns, bagaimana menciptakan sekolah yang menyenangkan? Dimensi apa yang perlu diperhatikan?
Jawaban : Perhatikan dimensi fisik, emosional, dan akademik agar sekolah jadi lingkungan belajar yang menyenangkan.

Strategi penerapan school well being
1. Rimpela menyatakan bahwa peningkatan school well-being dapat mengurangi risiko masalah kesehatan mental siswa. Apa jenis masalah kesehatan mental yang sering muncul pada siswa dengan kesejahteraan sekolah yang rendah?
a. Stres, kecemasan dan tegens
b. Kelelahan fisik
c. Masalah fisik yang berhubungan dengan pola makan
d. Ketergantungan pada teknologi
e. Kebergantungan pada orang lan
Jawaban : a

2. Apa yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan school well-being menurut Konu dan Rimpela?
a. Memberikan tugas yang menantang
b. Menyediakan fasilitas olahraga yang lebih baik
c. Memperkenalkan kebijakan tanpa ujian
d. Mengikuti kebijakan keamanan dan dukungan emosional bagi siswa
e. Memberikan layanan konsultan online
Jawaban : D

Cerita reflektif:
Mengapa semua pihak harus berkolaborasi dalam menciptakan iklim sekolah yang menyenangkan!
Jawaban : Agar tercipta lingkungan harmonis, inklusif, dan mendukung perkembangan optimal siswa melalui peran Bersama.

School well being dalam praktik pembelajaran
1. Konu menyarankan bahwa hubungan sosial yang sehat antara siswa dan guru berkontribusi terhadap kesejahteraan di sekolah. Apa keuntungan utama dari hubungan sosial yang baik tersebut?
a. Pembelajaran menjadi fokus pada hasil
b. Adanya komunitas sekolah yang baik
c. Output belajar lebih baik
d. Meningkatkan rasa aman dan dukungan sosial bagi siswa
e. Relasi guru siswa menjadi baik
Jawaban : d

Cerita reflektif:
Bapak dan Ibu Guru, apakah masih ada hal yang belum Anda pahami? Anda dapat mendiskuskan dengan rekan sejawat, atau dengan tenaga ahli.
Jawaban : ya masih perlu diskusi dengan sejewat dan ahli untuk perdalam pemahaman serta penerapan efektif di kelas.

Integrasi school well being di sekolah
1. Dalam konteks school well-being, Rimpela menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler. Mengapa kegiatan ekstrakurikuler penting?
a. Kegiatan tersebut menambah waktu siswa berinteraksi
b. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional
c. Kegiatan tersebut mengurangi perhatian siswa yang fokus pada akademik semata
d. Kegiatan tersebut menambah fungsi pendidikan formal
e. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan
Jawaban: b

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved