Pendidikan Profesi Guru

10 Contoh soal Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru, UKPPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban

Berikut ini terdapat 10 contoh soal UKPPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban, Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - 10 contoh soal UKPPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban, Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru. 

Ringkasan Berita:
  • Contoh soal UKPPG 2025 menekankan pentingnya konsistensi penanaman karakter, asesmen beragam, serta refleksi guru sebagai bagian dari profesionalisme.
  • Soal-soal juga menyoroti prinsip Kurikulum Merdeka seperti diferensiasi pembelajaran, literasi lintas mata pelajaran, transparansi asesmen, dan pembelajaran berbasis minat siswa.
  • Materi ini menjadi acuan bagi guru untuk menghindari miskonsepsi pedagogik dan meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai kebutuhan zaman.

SRIPOKU.COM - Berikut ini terdapat 10 contoh soal UKPPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban, Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru yang dilansir melalui YouTube Tongkat Emas Edukasi.

1. Dalam proses pembelajaran, guru menyampaikan materi tentang toleransi melalui diskusi kelas. Namun ia tidak pernah menindaklanjuti jika ada siswa yang menunjukkan perilaku intoleran di luar pembelajaran.
Mengapa tindakan guru ini bertentangan dengan semangat pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka?

A. Karena guru harus memberikan hukuman langsung terhadap pelanggaran nilai.
B. Karena pembelajaran karakter harus dibatasi dalam konteks kelas saja.
C. Karena penanaman karakter harus konsisten dalam perilaku nyata, bukan sekadar diskusi konsep.
D. Karena siswa akan bosan jika guru mengulangi materi yang sama di luar pelajaran.

Jawaban : C

Baca juga: Jawaban Soal Studi Kasus UKPPPG 2025, Pelajaran Apa yang Dapat Anda Petik dari Pengalaman Tersebut?

2. Salah satu guru mata pelajaran menyusun rencana pelajaran dengan metode ceramah dan latihan soal rutin. la percaya bahwa strategi ini sudah cukup karena siswa menunjukkan nilai ulangan yang tinggi. Apa yang menjadi kelemahan tersembunyi dari pendekatan ini jika dikaitkan dengan prinsip asesmen Kurikulum Merdeka?

A. Karena nilai tinggi belum tentu mencerminkan pemahaman mendalam dan kompetensi nyata siswa.
B. Karena siswa bisa mengerjakan soal karena terbiasa mendengar ceramah.
C. Karena latihan soal membuat siswa lebih percaya diri saat ujian.
D. Karena nilai adalah satu-satunya indikator keberhasilan pembelajaran.

Jawaban : A

Baca juga: 45 Soal Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru Terbaru, UKPPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban

3. Seorang guru memberikan penilaian harian berdasarkan hasil ulangan tertulis tanpa mempertimbangkan partisipasi siswa selama diskusi, keaktifan bertanya, atau proyek yang telah mereka kerjakan.
Apa yang diabaikan guru dalam praktik asesmen seperti ini?

A. Kebutuhan untuk mencatat semua nilai dalam satu format.
B. Prinsip asesmen berkelanjutan dan beragam untuk mengukur kompetensi siswa secara utuh.
C. Bahwa siswa lebih suka tugas proyek dibanding ulangan.
D. Pentingnya membuat ujian yang susah agar hasil lebih valid.

Jawaban : B

4. Dalam proses refleksi akhir semester, seorang guru menyatakan bahwa ia tidak perlu membuat catatan refleksi karena semua pembelajaran sudah berjalan sesuai RPP dan tidak ada keluhan dari siswa.
Mengapa alasan tersebut menunjukkan miskonsepsi terhadap refleksi profesional guru?

A. Karena refleksi wajib dilakukan hanya jika ada masalah besar.
B. Karena refleksi adalah bagian rutin dari evaluasi profesional, bukan berdasarkan keluhan siswa.
C. Karena siswa biasanya tidak jujur dalam menyampaikan kritik.
D. Karena guru senior tidak wajib refleksi seperti guru muda.

Jawaban : B

5. Guru memberikan tugas mandiri dalam bentuk proyek kelompok tanpa menjelaskan rubrik penilaian dan indikator keberhasilan. Siswa menyelesaikan tugas, namun banyak yang bingung tentang apa yang sebenarnya diharapkan.

Apa pelanggaran pedagogik yang terjadi?

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved