Cinta Ditolak Pak Bos Bunuh Bawahan, Kepada Teman : Ini Jasad Bagong
Ternyata, kepala toko minimarket yang bunuh bawahannya memendam rasa yang menjadi modus utamanya membunuh korban.
Pengakuan Heryanto
Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, Heryanto membuat janji dengan Dina.
Sebelum tiba di rumah Heryanto, yang ada di Kampung Pasir OA, Heryanyo dan DO janjian bertemu di depan sebuah minimarket dekat Rumah Sakit Amira, Purwakarta pada Senin (6/10/202) sore.
Pelaku lantas mengajak korban ke rumahnya.
Saat berbincang di rumah, Heryanto mengaku sempat meminjam uang kepada korban sebesar Rp1,5 juta.
Akan tetapi, korban tak mengabulkan permintaan pelaku lantaran tidak memiliki uang.
Baca juga: Wanita Pegawai Minimarket Kena Begal di TPU Kebun Bunga Palembang, Korban Dipukul Pakai Botol Miras
Pikiran Heryanto melayang kala melihat situasi rumah yang kosong serta adanya perhiasan yang dikenakan DO.
Ia lalu mencekik korban.
"Saya cekik dari depan, Pak. Awalnya saya gak niat, tapi faktor ekonomi, saya tergiur sama barang-barang mewah yang (dia) pakai," sambungnya.
Tak berhenti di situ, melihat wajah Dina yang cantik, pikiran Heryanto semakin kotor.
Ia mengamankan sejumlah barang berharga milik korban, berupa anting, cincin, kalung, dua ponsel, dan sepeda motor.
Tubuh Dina yang sudah tak berbusana lantas dimasukkannya ke dalam kardus.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
| Masuk Setelah Menggunting Seng, Oknum Mahasiswa Bobol Minimarket di Banyuasin Sumsel |
|
|---|
| Korban Dihunus Parang, Perampok Minimarket di Muara Enim Ditangkap |
|
|---|
| Ditinggal Beli Roti, Motor Nenek di Sako Palembang Digasak Maling Saat Parkir di Minimarket |
|
|---|
| Modus Penipuan Baru, Kasir Minimarket Tertipu Tukar Uang Receh Rp1 Juta, Ternyata Isinya Pasir |
|
|---|
| KEBOHONGAN Heryanto Terungkap, Kepala Toko yang Habisi Anak Buahnya Ternyata Ingin Salurkan 'Hasrat' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cintaditolakbawahan.jpg)