Berita Palembang

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Okupansi Kereta Api di Sumsel Tembus 111 Persen

KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau terjual 3.930 tiket atau 124 persen, dan relasi sebaliknya 3.898 tiket atau 123 persen.

Tayang:
Penulis: Arief Basuki | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
ANTRE- Sejumlah penumpang mengantre untuk masuk ke Stasiun Kertapati Palembang, Jumat (13/3/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan minat masyarakat terhadap transportasi kereta api pada periode libur akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026. 
Ringkasan Berita:
  • PT Kereta Api Indonesia Divre III Palembang mencatat penjualan tiket mencapai 24.024 atau 111 persen dari kapasitas selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
  • Beberapa KA mengalami lonjakan okupansi tinggi, seperti KA Rajabasa hingga 137 persen dan KA Bukit Serelo di atas 120 persen
  • KAI mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan serta memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau tiket, jadwal, dan promo selama periode libur panjang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan minat masyarakat terhadap transportasi kereta api pada periode libur akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026.

Hingga 12 Mei 2026, penjualan tiket kereta api di wilayah Divre III Palembang mencapai 24.024 tiket atau sekitar 111 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 21.696 tempat duduk.

Angka tersebut dihitung untuk masa angkutan selama enam hari, yakni 13–18 Mei 2026.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan tingginya penjualan tiket menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai salah satu moda transportasi utama saat libur panjang.

“Antusiasme masyarakat pada libur akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus tahun ini tercatat penjualan tiket telah mencapai 111 persen dari kapasitas yang disediakan. Tingginya okupansi tersebut dipengaruhi adanya penjualan tiket parsial pada relasi tertentu,” ujar Aida, Rabu (13/05/2026).

Adapun beberapa layanan kereta api mencatat tingkat okupansi tinggi. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat penjualan 6.956 tiket atau 137 persen, sedangkan relasi sebaliknya juga mencapai 6.949 tiket atau 137 persen.

Sementara itu, KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau terjual 3.930 tiket atau 124 persen, dan relasi sebaliknya 3.898 tiket atau 123 persen.

Untuk KA Sindang Marga, okupansi masih lebih rendah dengan 50 persen pada relasi Kertapati–Lubuk Linggau dan 39 persen pada relasi sebaliknya.

KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan ketersediaan kursi yang masih ada, terutama pada KA Sindang Marga yang masih memiliki cukup banyak tempat duduk di kelas bisnis maupun eksekutif.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut agar perjalanan tetap nyaman dan terencana,” tambah Aida.

Selain itu, pelanggan juga diimbau untuk memantau ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya. Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan pengecekan jadwal, promo, serta pemesanan tiket secara real time.

PT Kereta Api Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal selama masa libur panjang berlangsung.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved