Berita Palembang
Perbaikan Tol Palembang-Kayuagung Dikebut, Target Layak Dilalui Pemudik 13 Maret
Perbaikan ruas Tol Palembang-Kayuagung, khususnya di KM 345-348, terus dikebut agar dapat fungsional saat arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Penulis: Rachmad Kurniawan Putra | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Perbaikan Tol Palembang-Kayuagung KM 345-348 menggunakan teknologi Slab on Pile dengan 1.500 tiang per km untuk mengatasi tanah gambut sedalam 30 meter.
- Jalan sepanjang 3,5 km ini ditargetkan fungsional penuh pada 13 Maret 2026, guna menampung lonjakan 21 ribu kendaraan per hari yang diprediksi mulai 18 Maret.
- Kapolda Sumsel memastikan jalur akan disimulasikan terlebih dahulu sebelum dibuka untuk memastikan kelaikan dan keselamatan bagi para pemudik.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Perbaikan ruas Tol Palembang-Kayuagung, khususnya di KM 345-348, terus dikebut agar dapat fungsional saat arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Ruas ini sebelumnya sempat viral dan menuai keluhan pengguna jalan karena kondisi jalan yang terus rusak hingga tergenang air akibat penurunan tanah gambut.
Pantauan di lokasi saat Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Forkopimda meninjau proyek tersebut, Selasa (10/3/2026), menunjukkan satu jalur sudah selesai diperbaiki dan dilapisi aspal, sementara satu sisi lainnya masih dalam proses pengerjaan intensif.
Teknologi Slab on Pile untuk Tanah Gambut
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menjelaskan bahwa perbaikan di titik krusial sepanjang 3,5 kilometer ini menggunakan teknologi khusus, yaitu Slab on Pile.
Konstruksi ini berupa pelat beton yang ditumpu langsung di atas kepala tiang pancang, untuk mengatasi kondisi tanah gambut yang sangat dalam di bawahnya.
"Ternyata tanah di bawahnya tidak berhenti turun. Gambutnya mencapai kedalaman 30 meter ke bawah. Makanya, kami gunakan konstruksi seperti ini, Slab on Pile, agar jalan tetap stabil dan tidak ambles," ujar Deru.
Ia merincikan, untuk memperkuat struktur jalan di atas kubah gambut tersebut, setidaknya ada kurang lebih 1.500 tiang pancang yang ditancapkan setiap satu kilometernya.
Target Fungsional dan Keamanan
Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan perbaikan ini selesai dan layak dilalui pada Jumat, 13 Maret 2026 mendatang.
Hal ini sangat krusial mengingat lonjakan arus lalu lintas harian diprediksi akan mulai terjadi pada 18 Maret 2026, dengan perkiraan mencapai 21 ribu kendaraan per hari.
Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Shandi Nugroho, memastikan bahwa prioritas utama adalah keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pihaknya bersama Forkopimda akan melakukan simulasi lapangan setelah pengerjaan fisik selesai.
"Informasi dari pengelola, pengerjaan malam ini akan dikebut maksimal. Besok siang kami akan cek lagi dan lakukan simulasi. Ini untuk memastikan mana jalur yang benar-benar layak dan aman dilalui pemudik. Mengenai informasi diskon tarif tol, akan disampaikan pada H-7 Idul Fitri," pungkas Kapolda.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: DPRD Sumsel Beli Meja Biliar Anggaran Rp486 Juta, Setara 10 Meja Turnamen Mewah, Ini Daftar Harganya
Baca juga: Breaking News : Gadis Asal Musi Rawas Sumsel Sudah Lima Hari Hilang Tanpa Kabar, Hp Sudah Tak Aktif
| Kejari Palembang Terapkan Plea Bargain, Pria Ini Divonis Pidana Jalani Kerja Sosial di RSUD Bari |
|
|---|
| Pemkot Palembang Buka Layanan Jemput Sampah Besar, Ini Nomor Call Center dan Syaratnya |
|
|---|
| Cegah Banjir, Pemkot Palembang Luncurkan Layanan Jemput Sampah Besar ke Rumah |
|
|---|
| Tampang Dua Wanita Pengedar Narkoba di Palembang, Ditangkap Simpan Dua Bungkus Sabu |
|
|---|
| Banjir Setinggi Perut Orang Dewasa Rendam Kawasan Sukabangun Palembang, Warga Terpaksa Mengungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Jalan-tol-rusak-1.jpg)