Berita Palembang

Ratu Dewa dan Komunitas Seni Napak Tilas Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang

Peringatan peristiwa bersejarah Pertempuran Lima Hari Lima Malam kembali digelar secara khidmat di Kota Palembang

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Kominfo Palembang
PAWAI - Walikota Palembang Ratu Dewa saat mengikuti peringatan perang 5 hari 5 malam di Palembang, Sabtu (3/1/2026). 

“Menurut catatan PMI ada 2.000-3.500 nyawa melayang untuk mempertahan kemerdekaan Republik Indonesia di Palembang, dan Palembang termasuk salah satu pertempuran yang besar  yang melibatkan tiga matra, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan darat Belanda, dan Palembang memang sasaran dari Belanda karena di Palembang ini penuh dengan kekayaan alamnya , “tandasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, menyampaikan bahwa peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengangkat potensi wisata sejarah di Palembang.

Ia menegaskan bahwa banyak jejak perjuangan yang masih tersembunyi dan belum dikenal luas oleh masyarakat.

"Kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Banyak jejak perjuangan yang bisa kita angkat menjadi destinasi wisata sejarah. Ini bukan hanya soal mengenang, tapi juga menghidupkan kembali semangat dan kebanggaan akan kota ini," pungkas Sulaiman.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved