Jelajah Kopi Sumsel

Program Jelajah Kopi 'Bedah' Alasan Kopi Sumsel Bisa Mendunia, dari Diproduksi Hingga Diekspor

Lewat peran program Jelajah Kopi Sumsel, terkuak alasan mengapa biji kopi Sumsel bisa menjangkau penikmat kopi dari berbagai belahan negara.

Penulis: Hartati | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Hartati
JELAJAH KOPI - Foto bareng di sela kegiatan Jelajah Kopi Sumsel yang digelar Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel di kantor OJK Sumsel. Dalam kegiatan ini terungkap bahwa Sumatera Selatan konsisten mengekspor kopi ke berbagai negara sahabat. 

Ringkasan Berita:
  • Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel menggelar kegiatan jelajah kopi Sumsel
  • Mengandeng sejumlah pihak mulai pemerintah, swasta hingga petani kopi mengangkat potensi kopi asli Sumsel
  • Dilakukan sebagai upaya mendukung Kopi Sumsel jadi tuan rumah di rumah sendiri juga dikenal luas hingga mendunia
  • Bertujuan agar seluruh mata rantai kopi yang terlibat dari hulu hingga hilir semakin sejahtera

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kopi menjadi salah satu andalan Sumatera Selatan untuk menjangkau dunia.

Lewat peran program Jelajah Kopi Sumsel, terkuak alasan mengapa biji kopi Sumsel bisa menjangkau penikmat kopi dari berbagai belahan negara.

Sebab, program yang diinisiasi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel tersebut membuka mata penikmat kopi bagaimana proses produksi biji kopi Sumsel hingga akhirnya bisa dinikmati dan diekspor ke berbagai negara.

Kepala Newsroom Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Yudie Thirzano, mengatakan Jelajah Kopi Sumsel bukan sekadar liputan jurnalistik.

Kegiatan ini juga bagian dari upaya mendorong, membangkitkan, dan memperkuat kontribusi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post dalam menunjang perekonomian daerah.

Jelajah Kopi Sumsel selaras dengan tagline Tribun Network yang berbunyi "Mata Lokal Menjangkau Indonesia” dan berlaku di seluruh Indonesia.

Program ini dibuat dengan turun langsung melihat potensi kopi di Sumsel langsung ke kebunnya, proses produksi, hingga pemasaran kopi yang dijual di sejumlah kafe di Sumsel bahkan diekspor ke sejumlah negara.

"Sehingga kepedulian terhadap konten lokal, pemerintah daerah, dan ekonomi masyarakat di daerah menjadi fokus utama," katanya saat menyampaikan sambutan di kegiatan talkshow Jelajah Kopi Sumsel yang digelar di ballroom kantor OJK Sumsel, Jumat (5/12/2025).

Yudie menambahkan, kopi memiliki peran signifikan dalam perekonomian karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan berbagai sektor pendukung di daerah.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik, terdapat sekitar 192 ribu rumah tangga yang terkait dengan pertanian atau perkebunan kopi di Sumatera Selatan

Jumlah ini tentu sangat besar, hampir mencapai 200 ribu rumah tangga.

Tak heran, produksi kopi di Sumatera Selatan menempati posisi pertama secara nasional.

"Namun demikian, angka-angka statistik tersebut tentu belum cukup. Karena itulah kita hadir di tempat ini, dengan harapan dapat membangun kepedulian kolektif bersama," katanya.

Ada kepedulian bersama yang kolektif di Sumatera Selatan untuk terus mendorong perkembangan sektor kopi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved