Jelang Launching Health Tourism, Sumsel Siapkan 84 Rumah Sakit

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 84 rumah sakit sebagai langkah awal peluncuran  program Road to Health Tourism.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Refly Permana
Humas Pemprov Sumsel
MERESMIKAN - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan peningkatan tipologi RSUD Siti Fatimah menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Tipe A dan juga Pelantikan Pejabat Struktural di RSUD Siti Fatimah dalam acara yang digelar di Aula RSUD Siti Fatimah, Senin (17/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 84 rumah sakit jelang peluncuran  program Road to Health Tourism.
  • Konsep wisata kesehatan tidak hanya mencakup layanan medis, tetapi juga layanan berbasis budaya lokal.
  • Peralatan medis dan sarana rumah sakit di Sumsel terus ditingkatkan secara bertahap hingga 2030.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 84 rumah sakit sebagai langkah awal peluncuran  program Road to Health Tourism yang direncanakan pada Januari 2026. 

Program ini digagas untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu tujuan wisata kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, mengatakan, pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan guna mematangkan konsep serta teknis pelaksanaan.

Ia mengatakan, berbagai rapat dan penyusunan data sudah berjalan. 

Saat ini, sudah memasuki tahap melengkapi datanya. 

Baca juga: Sumsel Deklarasi Health Tourism, RS Permata Siapkan Pelayanan Terbaik

"Rencananya awal Januari 2026 akan dilaunching Road to Health Tourism,” kata Trisnawarman, Minggu (30/11/2025).

Ia menjelaskan, bahwa konsep wisata kesehatan tidak hanya mencakup layanan medis, tetapi juga layanan berbasis budaya lokal. 

Penggabungan layanan medis dan tradisi lokal diharapkan mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

"Saat ini, sebanyak 84 rumah sakit di Sumsel baik milik pemerintah maupun swasta tengah disiapkan untuk mendukung program ini. Untuk itu peralatan medis dan sarana rumah sakit di Sumsel terus ditingkatkan," katanya. 

Dari sisi fasilitas, Trisnawarman memastikan peralatan medis dan sarana rumah sakit di Sumsel terus ditingkatkan secara bertahap hingga 2030. 

Rumah sakit unggulan diprioritaskan untuk melengkapi kebutuhan tenaga medis dan alat kesehatan.

Sejumlah rumah sakit disebut telah menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk RSUD Siti Fatimah yang dipersiapkan menjadi rumah sakit rujukan utama dalam implementasi health tourism. 

Baca juga: Gubernur Herman Deru Gaungkan Sumsel Health Tourism, Meriahkan IDI Run 2025

"Dua rumah sakit tipe A di Palembang, yakni RSUP/RSMH Palembang dan RSUD Siti Fatimah, juga dinilai siap menjadi penopang utama program tersebut. Dua RS tersebut bisa mengakomodasi kebutuhan rujukan,” katanya.

Sementara ketersediaan dokter spesialis dinilai sudah memadai, sedangkan pemenuhan tenaga subspesialis masih terus dilakukan untuk beberapa daerah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved