Harga Karet Per 6 Maret 2026, KKK 30 Persen di Level Petani Rp9789 per Kilogram

Harga karet global yang mengacu pada pasar SGX Sicom pada Jumat (6/3/2026) tercatat sebesar US 194,2 per kilogram.

Penulis: Hartati | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Nando Davinchi
JUAL KARET - Petani karet di Kabupaten OKI saat menjual karet hasil ke pengepul. Saat ini menjelang bulan suci ramadan harga karet di tingkat petani Rp 13.000 per kilogram. 

Ringkasan Berita:
  • Harga karet global yang mengacu pada pasar SGX Sicom pada Jumat (6/3/2026) tercatat sebesar US 194,2 per kilogram.
  • Sekretaris DPW APKARINDO Sumsel mengatakan, penurunan harga di akhir pekan merupakan bagian dari proses penyesuaian pasar.
  • Di tengah dinamika harga, petani tetap diimbau menjaga kualitas bahan olah karet rakyat (bokar).

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Harga karet global yang mengacu pada pasar SGX Sicom pada Jumat (6/3/2026) tercatat sebesar US 194,2 per kilogram.

Dengan kurs Rp16.802 per dolar AS, harga Kadar Karet Kering (KKK) 100 persen setara Rp32.629 per kilogram.

Harga tersebut mengalami penurunan Rp590 per kilogram dibandingkan perdagangan Kamis (5/3/2026) yang berada di level Rp33.219 per kilogram.

Penurunan ini juga berdampak pada harga karet di tingkat petani.

Baca juga: Awal Ramadan Harga Karet di OKI Rp 14.000 Perkilo, Petani Berharap Terus Naik Sampai Lebaran

Berdasarkan perhitungan, harga karet di tingkat petani diperkirakan:

- Rp22.840 per kilogram untuk KKK 70 persen, 

- Rp19.577 per kilogram untuk KKK 60 persen, 

- Rp16.315 per kilogram untuk KKK 50 persen, 

- Rp13.052 per kilogram untuk KKK 40 persen, dan 

- Rp9.789 per kilogram untuk KKK 30 persen. 

Sekedar informasi, harga di atas belum termasuk potongan biaya produksi.

Sekretaris DPW APKARINDO Sumsel, H Rudi, mengatakan, penurunan harga di akhir pekan merupakan bagian dari proses penyesuaian pasar setelah sebelumnya harga sempat menguat pada awal pekan.

Kondisi ini menunjukkan pasar karet global masih berada dalam fase konsolidasi dengan pergerakan yang fluktuatif.

Di tengah dinamika harga, petani tetap diimbau menjaga kualitas bahan olah karet rakyat (bokar).

Baca juga: Harga Karet Menguat Tipis Hari Ini, Petani Makin Optimis

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved