Berita Dinas Pertanian Sumsel
Siasat Sumsel Hadapi El Nino 2026, Optimalkan Lahan Cetak Sawah, Optimasi Lahan, dan Lahan Reguler
Gerakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga produksi padi di tengah ancaman musim kemarau ekstrem
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Yandi Triansyah
"Maka target kita yaitu 5 juta ton gabah kering giling kita optimis bisa tercapai di tahun 2026 ini," tegasnya
Besar harapan dari Rachmat untuk petani di seluruh Sumsel agar dapat memanfaatkan momentum musim El Nino.
Terkhusus wilayah yang air mulai surut segera melakukan penanaman untuk mencapai IP 200.
"Posisinya dimusim kemarau, tentu saja terkait dengan ketersediaan air untuk wilayah yang mengalami kekeringan maka kita ada intervensi pompa air, irigasi perpompaan dan bagi petani membutuhkan benih kami juga siap untuk menyiapkan,"
"Jadi para petani yang tergabung di dalam gapoktan (gabungan kelompok tani) mereka ini adalah ujung tombak dari sektor pertanian kita yang sehari-hari ada di sawah. Kita akan support para petani kita untuk terus bekerja meningkatkan produksi padi dan pendapatannya,"
ucap Rachmat.
Sementara itu Bupati OKI, Muchendi Mahzareki mengatakan pihaknya optimistis target percepatan tanam dapat tercapai apabila sarana dan prasarana pertanian terpenuhi.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian untuk kegiatan prapanen maupun pascapanen.
Menurut dia, hal itu juga diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200 bahkan IP 300.
“Kami optimistis target tersebut dapat dicapai apabila dukungan sarana produksi pertanian tersedia dengan baik. Dukungan itu juga diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200 bahkan IP 300,” kata Muchendi.
Ia menjelaskan, luas baku sawah di Kabupaten OKI mencapai 105.436 hektar, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan lahan rawa lebak yang selama ini belum tergarap optimal akibat genangan air dengan kedalaman dua hingga empat meter.
Menurut dia, kondisi kemarau akibat El Nino justru dapat membuka peluang perluasan areal tanam di kawasan tersebut.
"Melalui gerakan tanam ini, Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produksi padi di Sumsel" ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian OKI, Syahrul Sodri turut memberikan tanggapan bahwa gerakan tanam ini tidak hanya difokuskan di lahan cetak sawah baru, tetapi dimaksimalkan pada area rawa lebak.
"Secara keseluruhan, bukan hanya di lokasi ini saja, tetapi kita utamakan daerah-daerah rawa lebak yang setiap tahun itu mengalami banjir dengan genangan air cukup tinggi. Maka dengan adanya El Nino ini kita harapkan bagian lebak dalam itu akan menjadi surut," ujar Syahrul Sodri.
Diutarakan surutnya air dikawasan rawa lebak menjadi momentum strategis bagi para petani.
| Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jalan Poros Empat Lawang, Satu Mobil Tertimpa Pohon Tumbang |
|
|---|
| Beredar Info: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Mengisi Pertalite Mulai 1 Juni, Ini Kata Pertamina |
|
|---|
| Pascapenembakan di Kafe Panhead, Satpol PP Sumsel Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
| Jelang Penutupan TMMD ke-128, Kodim OKI Kebut Finishing Jalan 6 Km hingga Bedah Rumah |
|
|---|
| Pria Jagoan Sungai Rebo Ini Jadi Raja Curanmor di Palembang, Keok Diringkus Kanit Jhonny Palapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gerakan-tanam-OKi.jpg)