Berita Dinas Pertanian Sumsel
Siasat Sumsel Hadapi El Nino 2026, Optimalkan Lahan Cetak Sawah, Optimasi Lahan, dan Lahan Reguler
Gerakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga produksi padi di tengah ancaman musim kemarau ekstrem
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Menghadapi potensi El Nino yang akan terjadi pada tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan Kabupaten OKI)sebagai lokus utama Gerakan Tanam Menyongsong El Nino.
- Gerakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga produksi padi di tengah ancaman musim kemarau ekstrem yang diperkirakan akan menekan dalam sektor pertanian.
- Sebagai wujud nyata gerakan, dicanangkan secara serentak di 17 kabupaten/kota berpusat di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing pada Selasa (19/5/2026) pagi.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Menghadapi potensi El Nino yang akan terjadi pada tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai lokus utama Gerakan Tanam Menyongsong El Nino dengan target 111.000 hektar.
Gerakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga produksi padi di tengah ancaman musim kemarau ekstrem yang diperkirakan akan menekan dalam sektor pertanian.
Sebagai wujud nyata gerakan, dicanangkan secara serentak di 17 kabupaten/kota berpusat di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Gerakan ini menjadi langkah konkret daerah untuk mempertahankan dan mencapai target produksi 5 juta ton gabah kering giling (GKG) di Sumatera Selatan.
"Gerakan tanam ini jadi langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino sekaligus upaya menjaga produksi padi Sumatera Selatan tetap tinggi,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Deru menilai target masih realistis dicapai meski potensi kemarau panjang mengancam. Menurut dia, curah hujan di sejumlah wilayah Sumsel masih cukup tinggi sehingga percepatan tanam dapat terus dilakukan secara masif.
"Gerakan ini membutuhkan spirit tinggi, kita sudah tahu akan hadapi musim El-Nino tetapi dengan perhitungan yang sangat akurat ini, maka kita beranikan mencanangkan secara serentak di seluruh Sumsel,"
"Kita ingin mempertahankan reputasi sebagai daerah peringkat 3 nasional peningkatan produksi dengan target 5 juta Gabah Kering Giling," ungkapnya.
Di tengah kondisi cuaca El Niño ini, Deru sangat optimis para petani dapat melewati dengan maksimal.
Hal tersebut berkat kolaborasi dari seluruh pihak baik pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN).
"Segala kemungkinan yang membuat kekhawatiran petani, dijawab dengan jaminan distribusi pupuk oleh PT Pusri, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) oleh Bulog, dan jaminan alsintan oleh Dinas Pertanian, baik kabupaten maupun provinsi dan Kementerian Pertanian,"
"Kebutuhan air akan kita tanggulangi secara bersama-sama, jika memang masih ada sumber akan digunakan pompa, jika tidak ada lagi, maka akan diupayakan melalui sumber air tanah," tegasnya.
Ditambahkan Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyebut luas baku sawah di Sumatera Selatan mencapai 519.482 hektar.
Sekitar 73 persen di antaranya merupakan lahan rawa lebak dan pasang surut yang masih berpotensi besar mendukung peningkatan produksi padi.
| Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jalan Poros Empat Lawang, Satu Mobil Tertimpa Pohon Tumbang |
|
|---|
| Beredar Info: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Mengisi Pertalite Mulai 1 Juni, Ini Kata Pertamina |
|
|---|
| Pascapenembakan di Kafe Panhead, Satpol PP Sumsel Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
| Jelang Penutupan TMMD ke-128, Kodim OKI Kebut Finishing Jalan 6 Km hingga Bedah Rumah |
|
|---|
| Pria Jagoan Sungai Rebo Ini Jadi Raja Curanmor di Palembang, Keok Diringkus Kanit Jhonny Palapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gerakan-tanam-OKi.jpg)